Pemegang Saham Pengendali HRTA Akumulasi Saham di Tengah Ancaman Standalone Market dari MSCI

AKURAT.CO Manajemen PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) menyampaikan bahwa PT Terang Anugrah Abadi, perusahaan yang dikendalikan oleh Ferriyady Hartadinata selaku pemegang saham pengendali akhir (ultimate controlling shareholder) sekaligus Presiden Komisaris HRTA, telah melakukan akumulasi pembelian saham HRTA sebanyak 4.350.000 lembar saham sejak 16 Oktober 2026.
Langkah ini mencerminkan komitmen dan keyakinan jangka panjang Ferriyady terhadap fundamental Perseroan, prospek industri emas nasional, serta ketahanan ekonomi Indonesia.
Pembelian tersebut dilakukan di tengah tekanan jual yang signifikan di pasar saham domestik menyusul kekhawatiran investor terhadap potensi perubahan klasifikasi Indonesia oleh MSCI menjadi Standalone Market.
Baca Juga: OJK Kaji Dampak Usulan MSCI terhadap Ketahanan Perbankan
Di tengah ketidakpastian tersebut, Ferriyady menunjukkan optimisme terhadap prospek jangka panjang Perseroan melalui peningkatan kepemilikan saham HRTA.
Ferriyady Hartadinata, Presiden Komisaris HRTA, menegaskan keyakinan yang kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan prospek jangka panjang HRTA.
"Di tengah volatilitas pasar, saya memilih menunjukkan kepercayaan tersebut melalui tindakan nyata. Sebagai pengusaha nasional, saya percaya semangat Merah Putih harus diwujudkan melalui investasi, penguatan industri dalam negeri, dan kontribusi berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia," tegas Ferriyadi.
Sejalan dengan komitmen tersebut, HRTA terus mendukung agenda hilirisasi industri emas nasional melalui pengembangan manufaktur dan ekspor perhiasan emas jadi (fine finished gold jewelry) yang memiliki nilai tambah tinggi, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing industri domestik, serta menghasilkan devisa negara.
Di pasar domestik, HRTA juga berperan aktif dalam memperkuat ekosistem Bullion Bank Indonesia melalui kerja sama dengan PT Pegadaian, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk guna memperluas akses investasi emas, memperkuat distribusi bullion, dan mendukung pengembangan industri emas nasional yang terintegrasi.
Melalui penguatan rantai pasok, ekspansi pasar ekspor, dan kemitraan strategis dengan institusi keuangan, HRTA optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri








