Akurat Logo

OJK Benahi Pasar Modal, Penindakan Saham Jadi Ujian Kepercayaan

Esha Tri Wahyuni | 20 Oktober 2026, 08:50 WIB
OJK Benahi Pasar Modal, Penindakan Saham Jadi Ujian Kepercayaan
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan reformasi pasar modal terus berlanjut dengan memperkuat transparansi, likuiditas, dan penindakan terhadap dugaan pelanggaran perdagangan saham.

Langkah ini menjadi perhatian di tengah pertumbuhan jumlah investor domestik dan upaya menjaga kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, komitmen tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin Malam (19/10/2026).

Baca Juga: OJK Kaji Dampak Usulan MSCI terhadap Ketahanan Perbankan

"Kami menyampaikan akan meneruskan reformasi pasar modal terkait dengan peningkatan transparansi kemudian likuiditas dan tadi pesan khusus juga terpenting adalah bagaimana kita terus menegakkan enforcement kepada mereka mereka yang telah melakukan pelanggaran terkait dengan coordinated trading," kata Friderica.

Menurut Friderica, penindakan terhadap pelanggaran diperlukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus membangun pasar modal yang lebih transparan dan dapat dipercaya investor.

Baca Juga: Investor Masih Tunggu Sanksi OJK Untuk BRMS

"Harapannya menimbulkan efek jera sehingga ke depan pasar modal Indonesia semakin likuid, semakin transparan menjadi dan menjadi tempat investasi yang baik untuk investor baik itu foreign maupun domestik," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.