IHSG Ditaksir Sideways, Berikut Deretan Saham Yang Patut Dilirik Hari Ini

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas atau sideways pada perdagangan Kamis (30/7/2026).
Pelaku pasar dinilai masih menimbang sejumlah sentimen global, mulai dari lonjakan harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga sinyal pelemahan secara teknikal.
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,64% ke level 6.091,3 pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat indeks berbalik arah hingga akhir sesi.
Baca Juga: Ditekan Sentimen Global hingga Domestik, IHSG Turun 0,6 Persen ke 6.091,39
Di saat yang sama, nilai tukar rupiah juga masih berada di bawah tekanan. Mata uang Garuda ditutup di level Rp18.045 per dolar AS, setelah sempat menyentuh Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan intraday.
Analis Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih akan cenderung mendatar.
Secara teknikal, histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai menyempit dan membuka peluang terbentuknya death cross, meski indeks masih bertahan di atas rata-rata pergerakan MA20 dan MA50.
"Histogram positif MACD menyempit dan berpotensi mengalami death cross. Namun, IHSG masih bertahan di atas MA20 dan MA50. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak sideways pada kisaran 6.000-6.150 pada perdagangan hari ini," tulis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis (30/7/2026).
Dari sisi sektoral, saham properti menjadi penekan terbesar setelah terkoreksi 2,75%. Sebaliknya, sektor teknologi menjadi satu-satunya yang mampu mencatat penguatan paling tinggi, yakni 0,18%.
Sentimen eksternal juga masih menjadi perhatian investor. Harga minyak mentah kembali melonjak lebih dari 3% setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menyusul serangan Iran terhadap pasukan Amerika Serikat.
Kenaikan harga energi dinilai berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global sekaligus memengaruhi aliran dana investor di pasar keuangan.
Sementara itu, MNC Sekuritas memperkirakan ruang penguatan IHSG masih terbuka selama indeks mampu bertahan di atas area support terdekat.
"Area penguatan IHSG terdekat diperkirakan berada pada level 6.147 hingga 6.219," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Untuk strategi perdagangan jangka pendek, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan Kamis (30/7/2026), yakni ESSA, INCO, INDF, dan MDKA.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









