Moo Deng Jadi Primadona Baru Kripto, Volume Perdagangan Tembus USD1,1 Miliar

AKURAT.CO Koin meme Moo Deng (MOODENG) menjadi sorotan tajam dunia kripto setelah mencetak lonjakan harga lebih dari 500%. Kenaikan drastis ini terjadi di tengah tren pelemahan pasar koin meme dalam beberapa bulan terakhir, menjadikan Moo Deng sebagai anomali positif yang mencuri perhatian investor global.
Dikutip dari laman Pintu, Selasa (13/5/2025), fenomena ini dipicu oleh pengumuman Binance Minggu (11/5/2025), yang resmi memasukkan Moo Deng ke dalam platform Binance Alpha. Selain Moo Deng, Binance juga melisting koin meme berbasis Solana bernama GOAT. Keputusan tersebut langsung mendorong permintaan tinggi terhadap Moo Deng, memicu lonjakan harga yang luar biasa dalam waktu singkat.
Listing di platform besar seperti Binance bukan hal remeh dalam dunia kripto. Dukungan dari bursa terkemuka sering kali menjadi katalis penting yang meningkatkan legitimasi dan daya tarik suatu aset digital. Dalam kasus Moo Deng, efeknya sangat terasa dan memperlihatkan betapa besar pengaruh sentimen pasar terhadap nilai sebuah koin.
Baca Juga: OJK Awasi Ketat Afiliasi Asing Pedagang Kripto Demi Jaga Stabilitas Pasar Domestik
Tidak hanya didorong oleh faktor listing, reli Moo Deng juga didukung oleh pulihnya sentimen pasar kripto secara umum. Pasar aset digital mulai menunjukkan pemulihan dalam beberapa hari terakhir setelah sempat diguncang ketidakpastian ekonomi global.
Kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Inggris serta pembicaraan dagang yang tengah berlangsung antara AS dan Tiongkok turut memberikan angin segar bagi para investor.
Kondisi geopolitik yang membaik mendorong pergeseran sentimen investor dari ketakutan menuju optimisme. Indikator "fear and greed" yang biasanya digunakan untuk mengukur emosi pasar menunjukkan peningkatan ke arah 'greedy', menandakan keberanian investor untuk kembali masuk ke aset berisiko tinggi, termasuk kripto.
Salah satu indikator utama yang mencerminkan momentum positif Moo Deng adalah volume perdagangannya. Data dari platform analitik Coinglass mencatat bahwa volume perdagangan Moo Deng melonjak hingga 360% dan mencapai angka fantastis USD1,12 miliar dalam satu hari perdagangan.
Tak hanya itu, minat terbuka (open interest/OI) terhadap Moo Deng juga mengalami kenaikan tajam sebesar 120%, dengan nilai mencapai USD289,70 juta. Kenaikan OI menunjukkan bahwa semakin banyak investor yang menaruh posisi di pasar derivatif Moo Deng, baik dalam bentuk long maupun short, sebagai bentuk partisipasi terhadap volatilitas harga.
Baca Juga: Bitcoin Tembus Rp1,7 Miliar, Pasar Kripto Melonjak Berkat Sentimen Positif Global
Peningkatan volume perdagangan dan OI biasanya menjadi indikator pasar yang aktif dan sehat. Dua hal ini menjadi penopang utama rally harga, karena menunjukkan bahwa likuiditas dan minat terhadap aset tersebut berada pada tingkat tinggi. Dalam kasus Moo Deng, keduanya menjadi sinyal kuat bahwa rally belum sepenuhnya usai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








