Laba Bersih Terbang 2.500 Persen di Kuartal I-2025, Saham JATI Nanjak 20 Persen
Hefriday | 11 Mei 2025, 14:12 WIB

AKURAT.CO Saham PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) mencatat lonjakan luar biasa dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (9/5/2025). Saham emiten teknologi yang bergerak di bawah nama dagang Jatis Mobile ini ditutup naik 20% ke level Rp180 per saham.
Dikutip dari berbagai sumber, Minggu (11/5/2025), volume perdagangan saham JATI juga menunjukkan aktivitas yang sangat tinggi. Tercatat sebanyak 269 juta saham berpindah tangan dalam 20.976 transaksi, dengan nilai transaksi mencapai Rp47,9 miliar. Aktivitas ini menjadikan saham JATI sebagai salah satu yang paling aktif pada sesi perdagangan hari tersebut.
Kenaikan signifikan ini terjadi dalam waktu singkat. Sejak 2 Mei 2025, saham JATI mengalami reli tajam setelah sebelumnya tertahan di harga terendah, yakni Rp50 per saham (gocap) sejak Desember 2023. Dalam kurun waktu 30 April hingga 9 Mei 2025, saham ini tercatat melesat hingga 260%.
Melihat kenaikan tak biasa tersebut, BEI mengambil langkah antisipatif dengan menjatuhkan suspensi perdagangan saham JATI pada 7 Mei 2025. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka cooling down karena terjadi lonjakan harga yang dianggap tidak wajar dalam waktu singkat.
Dari sisi kinerja keuangan, JATI memang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2025, perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp143,35 miliar, naik dari Rp130,74 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan ini ditopang oleh lini produk unggulan Jatis Mobile, seperti WhatsApp Business Platform, layanan pesan singkat (SMS), platform pembayaran Coster, solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta aplikasi BerandaToko yang mendukung digitalisasi usaha mikro dan kecil.
Lebih mencolok lagi adalah pencapaian laba bersih yang melonjak drastis. Perseroan membukukan laba bersih Rp5,49 miliar pada kuartal I-2025, melonjak hingga 2.500% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp208,42 juta.
Peningkatan laba ini tidak hanya berasal dari pertumbuhan pendapatan, tetapi juga dari efisiensi operasional yang dijalankan manajemen. Biaya operasional yang ditekan serta strategi diversifikasi produk yang agresif ikut berperan dalam memperbaiki margin keuntungan perusahaan.
Meski kenaikan saham JATI saat ini cukup mencolok, investor perlu mencermati perkembangan fundamental lanjutan dari perusahaan untuk memastikan keberlanjutan kinerja tersebut. Lonjakan yang terlalu cepat dalam waktu singkat juga berisiko menciptakan volatilitas tinggi di pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








