Sri Mulyani Gandeng Menteri Keuangan Dunia, Dorong Solusi Global Atasi Ketidakpastian Ekonomi

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memanfaatkan momentum Spring Meeting G20 di Washington D.C. untuk menjalin komunikasi dengan menteri keuangan negara lain dalam upaya memperkuat posisi Indonesia di tengah negosiasi tarif impor dengan Amerika Serikat (AS).
Tentunya langkah tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan strategi menghadapi negosiasi tarif dengan AS yang tengah berlangsung.
“Kami melakukan diskusi dan membandingkan catatan atau comparing notes mengenai pendekatan negosiasi tarif dengan Amerika Serikat. Ini penting agar dapat tercipta solusi yang bersifat menyeluruh dan menghadirkan kepastian global,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers daring.
Baca Juga: Menko Airlangga Bersama Menkeu AS Bahas Percepatan Negosiasi Tarif dan Penguatan Investasi
Ia menekankan bahwa ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan perdagangan, termasuk kebijakan tarif, telah berdampak pada lemahnya proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia. Hal ini dinilai berisiko menurunkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
“Forum seperti ini menjadi wadah untuk menurunkan ketegangan dan membangun pemahaman bersama. Karena jika ketegangan terus meningkat, bukan tidak mungkin dunia menghadapi resesi yang dampaknya akan dirasakan semua negara,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa Amerika Serikat memberikan tanggapan positif terhadap upaya negosiasi yang dilakukan Indonesia, termasuk proposal perdagangan yang diajukan pemerintah.
Proposal tersebut dinilai sebagai salah satu yang paling komprehensif dan menggambarkan kerja sama dagang yang saling menguntungkan.
Baca Juga: Menkeu: APBN Siap Dukung Koperasi Desa Merah Putih
Pemerintah AS juga menyambut baik komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi struktural dan deregulasi kebijakan perdagangan yang mendukung iklim investasi dan memperkuat kerja sama internasional.
“Upaya deregulasi ini tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia, tapi juga menjadi bagian dari solusi atas tantangan bilateral dan global,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









