Akurat Logo

Militer Yaman Tuduh Milisi Houthi Memutilasi Jenazah Tentaranya Sebelum Diserahkan ke ICRC

Fitra Iskandar | 28 Oktober 2026, 08:32 WIB
Militer Yaman Tuduh Milisi Houthi Memutilasi Jenazah Tentaranya Sebelum Diserahkan ke ICRC
Ilustrasi pasukan Houthi - AL-MASIRAH TV VIA REUTERS

AKURAT.CO Milisi Houthi yang didukung Iran dituduh melakukan mutilasi dan penodaan terhadap jenazah tentara di wilayah Taiz, bagian barat daya Yaman.

Kolonel Majed Al-Nuzaili, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, mengatakan pada hari Selasa bahwa kelompok Houthi dengan sengaja merusak jenazah personel pasukan pemerintah yang diserahkan kembali melalui Komite Internasional Palang Merah (ICRC).

Ia mengatakan di platform X, bahwa staf medis di sebuah rumah sakit militer di Taiz menemukan anggota tubuh yang patah, kerusakan pada bagian wajah, serta luka bakar akibat paparan zat kimia cair pada jenazah-jenazah tersebut.

Al-Nuzaili menyatakan bahwa tindakan keji semacam itu melanggar hukum Yaman maupun hukum internasional, ajaran Islam, serta kode etik suku-suku di Yaman. Ia menambahkan bahwa ini bukan insiden pertama yang melibatkan kelompok Houthi; pada tahun 2023, pasukan pemerintah Yaman menerima jenazah tentara yang telah dieksekusi dalam kondisi terbakar hingga tidak dapat dikenali lagi.

Lebih lanjut, Al-Nuzaili mengumumkan bahwa pasukan pemerintah melancarkan 1.382 serangan terhadap target-target Houthi pada hari Selasa sebagai bagian dari operasi "Fajar Yaman" (Dawn of Yemen). Ia menyebutkan bahwa setidaknya 440 anggota dan komandan lapangan Houthi telah "dinetralkan", sementara 146 kendaraan, persenjataan, dan peralatan lainnya hancur atau tidak dapat berfungsi lagi.

Sumber: Arabnews

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.