Mandiri Utama Finance Pamer Ketahanan Kinerja Kuartal I-2025

AKURAT.CO, PT Mandiri Utama Finance (MUF) memperkuat posisinya dengan kinerja solid sepanjang kuartal pertama 2025. Padahal, anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang bergerak di sektor pembiayaan ini menghadapi tekanan dari kondisi ekonomi makro yang belum pulih dan perlambatan industri otomotif nasional.
“Capaian ini mencerminkan ketahanan model bisnis MUF, strategi pertumbuhan yang selektif, serta fokus yang konsisten terhadap kualitas portofolio di tengah dinamika pasar yang tidak pasti,” kata Elisabeth Lidya Sirait, Corporate Secretary & Legal MUF dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Hingga akhir Maret 2025, MUF mencatatkan pembiayaan baru (new booking) sebesar Rp5,7 triliun. Angka ini tumbuh 3,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Segmen mobil baru mendominasi pembiayaan sebesar 53 persen, diikuti oleh segmen mobil bekas sebesar 19 persen, dana tunai 18 persen dan motor (baru dan bekas) sebesar 10,5 persen.
Sejalan dengan itu, piutang pembiayaan perusahaan mencapai Rp36,2 triliun. Posisi ini tumbuh 12 persen. Sementara total aset tercatat sebesar Rp15,6 triliun alias tumbuh 29 persen.
“Hal ini mengindikasikan bahwa minat konsumen terhadap produk pembiayaan tetap ada, terutama di segmen-segmen yang masih resilient,” ungkap Elisabeth.
Sedangkan segmen pembiayaan syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Lihat saja, pembiayaan baru sebesar Rp1,1 triliun atau tumbuh 2 persen secara tahunan. Begitu juga dengan piutang pembiayaan syariah yang mencapai Rp7 triliun atau tumbuh 27 persen.
MUF juga, di sisi kualitas pembiayaan, membukukan kinerja yang prudent. Ini terbukti dengan tingkat non-performing loan (NPL) yang terjaga di level 1,41 persen. Ini membaik dibandingkan Februari 2025 yang tercatat sebesar 1,42 persen.
"Pada kuartal pertama 2025, kami juga mencatat peningkatan permintaan yang substansial untuk pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid, mencerminkan komitmen kami dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau." Elisabeth menambahkan.
Pembiayaan kendaran ramah lingkungan MUF pada kuartal-I 2025 mencapai Rp517,5 miliar, meningkat hingga 218 persen secara tahunan.
Capaian positif ini didukung oleh strategi bisnis yang agile serta sinergi yang kuat dengan Bank Mandiri sebagai induk usaha.
Elisabeth menegaskan, MUF tetap fokus pada transformasi digital, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan manajemen risiko untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.
"Dengan fundamental bisnis yang kuat dan komitmen kami untuk terus beradaptasi dengan perubahan pasar, kami optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif hingga akhir tahun 2025," imbuh Elisabeth.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







