Ini Cara Kemenkop Kuatkan Koperasi dan Dukung Swasembada Pangan
Demi Ermansyah | 4 Desember 2024, 13:31 WIB

AKURAT.CO Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menyampaikan bahwasanya koordinasi antar kementerian sangat penting dalam rangka memperkuat sektor Koperasi dan ketahanan pangan.
Oleh karena itu, lanjutnya, Kementerian Koperasi berharap adanya dukungan penuh dari Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian terhadap penyaluran pupuk ke badan usaha berbasis koperasi.
"Sebab bagi kami, pupuk yang tepat sangat penting bagi sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat desa, oleh karena itu kami berharap adanya dukungan dari berbagai lintas kementerian terutama Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian untuk penyaluran pupuk," ucapnya pasca agenda rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta, Rabu (4/12/2024).
Tak hanya itu saja, Ferry mengusulkan perlunya pembentukan satuan di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat untuk mempelajari kebijakan impor yang berdampak langsung pada koperasi, seperti yang terjadi dalam kasus impor susu bubuk yang mengancam usaha koperasi susu dalam negeri.
"Tentunya kebijakan impor yang tidak tepat, seperti pengenaan bea masuk nol persen untuk susu impor, dapat merugikan industri lokal dan bertentangan dengan tujuan swasembada pangan yang ingin dicapai melalui koperasi," tegasnya.
Senada dengan Ferry, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti kerjasama antar kementerian terkait dengan pemberdayaan koperasi, peningkatan kapasitas koperasi, serta penyempurnaan regulasi yang belum sempurna.
"Salah satu fokus utama adalah penyempurnaan Undang-Undang Koperasi yang sudah lama tertunda yang perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman agar koperasi di Indonesia bisa berfungsi lebih optimal dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat," paparnya.
Dengan sinergi yang kuat antara kementerian dan lembaga terkait, lanjut Cak Imin, diharapkan koperasi dapat memainkan peran lebih besar dalam memperkuat sektor pertanian, industri, serta perekonomian Indonesia secara keseluruhan, sekaligus mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada swasembada pangan dan ketahanan ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







