Rusun Senen Mulai Dibangun Mei 2026, Relokasi Warga Dipercepat

AKURAT.CO Pemerintah mempercepat penanganan permukiman di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat, dengan menyiapkan pembangunan rumah susun (rusun) di atas lahan seluas 1,4 hektare.
Proyek tersebut ditargetkan mulai konstruksi (groundbreaking) pada Mei 2026.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, lahan tersebut merupakan aset PT Angkasa Pura yang akan dikembangkan melalui dua skema, yakni sinergi BUMN dan keterlibatan pihak swasta.
Baca Juga: Mendagri–Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Humbahas, Target Perbaikan Rumah di Sumut Naik Drastis
“Konsepnya, salah satu konsep yang akan dikembangkan adalah tanahnya tetap punya BUMN. Jadi nanti ada teman-teman swasta yang bantu bangun, kemudian setelah itu diserahkan kembali kepada BUMN,” ujarnya di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Dirinya menambahkan, keputusan final terkait skema pembangunan akan ditetapkan bersama Badan Pengelola (BP) BUMN pada Rabu (1/4/2026). Proyek ini menjadi bagian dari percepatan penyediaan hunian layak di kawasan padat perkotaan, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar jalur rel.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menegaskan, pihaknya akan mengoptimalkan aset BUMN untuk mendukung program tersebut.
“Kami tentu mendukung setiap program pemerintah, khususnya yang disampaikan Pak Menteri Perumahan. Kami juga akan mengoptimalkan seluruh aset BUMN agar lebih bermanfaat untuk masyarakat,” kata Dony.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah Menjerit, KPKP Jakarta Siapkan Intervensi Pasokan
Dirinya menyebut groundbreaking proyek ditargetkan dimulai Mei 2026 dengan skema pembangunan yang efisien dan cepat.
“Groundbreaking kita harapkan bulan Mei akan kita mulai karena kita butuh kecepatan untuk menyediakan rumah-rumah ini bagi saudara-saudara kita. Skemanya kita buat seefisien mungkin, secepat mungkin, dan tentu juga seaman mungkin,” ujarnya.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya meninjau langsung permukiman warga di bantaran rel kawasan Senen. Pemerintah menilai kondisi hunian di lokasi tersebut tidak layak dan berisiko tinggi terhadap keselamatan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pemerintah telah menginstruksikan sejumlah kementerian dan BUMN, termasuk Kementerian PU, Kementerian PKP, Perum Perumnas, serta PT Kereta Api Indonesia (Persero), untuk segera merealisasikan pembangunan hunian baru beserta fasilitas dasar.
“Hari ini juga tim sudah bergerak untuk proses pembangunan hunian dan MCK baru yang letaknya tidak jauh dari kawasan asli tinggal mereka,” ujarnya.
Penataan kawasan bantaran rel menjadi agenda lama pemerintah dalam mengatasi permukiman kumuh di perkotaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2023 luas kawasan kumuh perkotaan di Indonesia masih mencapai sekitar 38 ribu hektare, dengan sebagian berada di sekitar infrastruktur vital seperti rel kereta.
Program relokasi ke rusun dinilai sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus menjaga keselamatan operasional transportasi publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK









