Prancis Tinggalkan Microsoft Teams dan Zoom, Beralih ke Platform Lokal Mulai 2027

AKURAT.CO Pemerintah Prancis berencana menghentikan penggunaan Microsoft Teams dan Zoom mulai 2027. Layanan tersebut akan digantikan oleh platform konferensi video buatan dalam negeri.
Platform baru ini akan diterapkan di seluruh departemen pemerintah. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kedaulatan digital nasional.
"Tujuannya adalah untuk mengakhiri penggunaan solusi non-Eropa serta menjamin keamanan dan kerahasiaan komunikasi elektronik publik," ujar David Amiel selaku Menteri Layanan Sipil dan Reformasi Negara Prancis, dikutip dari Euronews, Jumat (29/1/2026).
Platform yang akan digunakan bernama Visio, yaitu layanan konferensi video buatan Prancis. Platform ini telah diuji selama satu tahun dan memiliki sekitar 40.000 pengguna.
Visio dikembangkan sebagai bagian dari proyek Suite Numerique. Proyek ini merupakan ekosistem alat digital nasional untuk aparatur sipil negara.
Visio dilengkapi fitur transkrip rapat berbasis kecerdasan buatan dan identifikasi pembicara. Teknologi tersebut memanfaatkan inovasi startup Prancis, Pyannote.
Platform ini dijalankan di cloud berdaulat milik Outscale, anak perusahaan Dassault Systemes. Pemerintah Prancis juga memperkirakan Visio dapat menghemat biaya lisensi hingga €1 juta (sekitar Rp20 miliar) per tahun untuk setiap 100.000 pengguna.
Strategi ini menunjukkan upaya Prancis memperkuat kedaulatan digital di tengah tekanan geopolitik dan risiko pengawasan asing. Pemerintah Prancis menilai hal tersebut penting untuk menjaga keamanan dan kemandirian sistem komunikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






