Serangan Siber ke Rumah Sakit AS Meningkat, Sistem Kesehatan Kian Rentan

AKURAT.CO Gelombang serangan siber terhadap rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan di Amerika Serikat kembali meningkat, memicu kekhawatiran serius tentang keamanan data pasien dan keselamatan layanan medis.
Dalam laporan Reuters yang dipublikasikan pada Selasa (21/01/2026) pejabat keamanan siber dan regulator kesehatan memperingatkan bahwa fasilitas medis kini menjadi salah satu target utama kelompok peretas global karena ketergantungan tinggi pada sistem digital dan data sensitif.
Menurut laporan tersebut, serangan ransomware terhadap rumah sakit meningkat signifikan sepanjang 2025 dan berlanjut hingga awal 2026, menyebabkan gangguan layanan darurat, penundaan operasi, hingga kebocoran data pasien.
John Riggi, penasihat keamanan siber di American Hospital Association, mengatakan bahwa “serangan ini bukan sekadar soal uang, tetapi menyangkut risiko langsung terhadap keselamatan pasien,” menegaskan bahwa dampaknya jauh melampaui kerugian finansial.
Mengapa Rumah Sakit Jadi Target Empuk
Reuters menjelaskan bahwa banyak rumah sakit masih menggunakan sistem IT lama yang sulit diperbarui karena harus beroperasi 24 jam tanpa henti.
Kondisi ini menciptakan celah keamanan yang mudah dieksploitasi. Selain itu, tekanan untuk segera memulihkan sistem sering kali memaksa rumah sakit membayar tebusan agar layanan bisa kembali berjalan.
Pemerintah AS kini mendorong standar keamanan siber yang lebih ketat untuk sektor kesehatan, termasuk kewajiban pelaporan insiden dan peningkatan investasi perlindungan digital.
Namun, para pakar menilai langkah ini harus dibarengi pendanaan nyata, terutama bagi rumah sakit kecil dan daerah pedesaan yang paling rentan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok








