Operasi Mata Juling JEC Tingkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Kesehatan Penglihatan Anak

AKURAT.CO Dalam rangka World Sight Day 2025, RS Mata JEC @ Menteng mengadakan bakti sosial operasi mata juling atau strabismus. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama pada anak-anak.
Dokter Subspesialis Konsultan Strabismus JEC Eye Hospitals & Clinics, Dr. Ni Retno Setyoningrum, menjelaskan bahwa penyebab pasti mata juling hingga kini belum sepenuhnya diketahui. Ia menambahkan, kondisi ini bisa muncul tanpa faktor genetik yang jelas dan sering terjadi secara acak.
"Memang diperkirakan secara genetik, tetapi ternyata tidak genetik, karena dilakukan penelitian di jurnal-jurnal, kalau genetik itu harusnya di gen yang sama," jelasnya kepada wartawan di JEC @ Menteng, Jakarta, Sabtu (25/10/2025).
Menurutnya, kebiasaan anak-anak yang terlalu lama menatap layar juga menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi mata. Ia menekankan pentingnya membatasi waktu penggunaan layar dan memberi waktu istirahat bagi mata agar tidak mudah lelah.
"Setelah pandemi, penggunaan gadget meningkat pesat. Anak-anak jadi lebih sering mengalami kelelahan mata karena kurang aktivitas di luar rumah," tambahnya.
DR. dr. Soefiandi Soedarman, Direktur Medik & Keperawatan RS Mata JEC @ Menteng, menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kondisi mata juling di Indonesia. Meski prevalensinya hanya sekitar dua persen secara global, jumlah penderitanya bisa mendekati dua juta orang.
"Sayangnya, di banyak daerah, penderita mata juling masih menghadapi stigma sosial. Tidak sedikit orang tua yang justru menyembunyikan anaknya karena takut dibully," ungkapnya.
Dr. Soefiandi menilai akses informasi dan tenaga medis menjadi tantangan tersendiri di wilayah terpencil. Oleh karena itu, JEC bersama para dokter subspesialis berupaya memperluas pemerataan layanan medis dan edukasi masyarakat.
"Kami berharap semakin banyak dokter mata dengan keahlian strabismus yang bisa membantu masyarakat luas. Operasi ini tidak hanya memperbaiki fungsi penglihatan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan



