Akun TikTok Tempo Jadi Sasaran Kritik Warganet Soal PPN 12% untuk Barang Mewah

AKURAT.CO Warganet melayangkan kritik tajam terhadap akun resmi TikTok @tempo.co imbas dari konten terkait tarif PPN 12% barang mewah yang salah kaprah.
Dalam segmen ‘Oh, Gitu!” yang dimuat dalam TikTok @tempo.co dijelaskan tarif PPN 12% barang mewah sesuai pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang tidak akurat.
Konten itu menyebutkan barang dan jasa yang di luar yang dikategorikan mewah. Barang di luar barang mewah yang disebut dalam konten itu secara keliru adalah beberapa produk makanan seperti daging dan ikan tertentu dan layanan streaming video.
“Oooh walaupun ada yang nggak kena PPN sih tetap berasa ya kenaikan PPN 12%,” demikian kutipan konten itu.
Ribuan komentar yang membanjiri konten tersebut mayoritas berisikan sahutan netizen yang menyatakan bahwa konten itu memprovokasi.
“Tempo P nya apa? Provokator,” tulis komentar akun @kentutdibulan dan @Wahyu.
“Kompor tebak media punya siapa?” tulis komentar akun @R.
Sebelumnya, telah disampaikan dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa PPN tidak naik.
“PPN tidak naik...!,” tulis Sri Mulyani melalui akun Instagram pribadinya. Pernyataan Sri ini menjawab sejumlah keraguan yang muncul di masyarakat, apakah PPN jadi naik 12 persen atau tidak.
Dia menegaskan seluruh barang dan jasa yang selama ini tidak dikenai PPN akan tetap bebas dari pajak tersebut. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022. Lalu barang dan jasa yang selama ini dikenakan PPN 11 persen juga tidak akan mengalami perubahan atau kenaikan menjadi 12 persen.
“Barang mewah yang dikenakan PPN 12% adalah BARANG YANG SAAT INI DIKENAKAN PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) YANG DIATUR DALAM PMK 15/2023 dan PMK 42/2022 - seperti : Pesawat pribadi, Kapal Pesiar, Yacht, Rumah/apartemen/kondominiun mewah dengan harga diatas Rp.30 milyar; kendaraan bermotor mewah,” jelas Sri Mulyani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







