Strategi Sukses Bisnis Madu di Lazada, Simak Kiat Ika Puspa Sari untuk UMKM Indonesia

AKURAT.CO Industri eCommerce di Indonesia terus mengalami pertumbuhan pesat. Menurut lembaga riset ECDB, pertumbuhan eCommerce di Indonesia tahun ini diperkirakan mencapai 30,5 persen, jauh melampaui rata-rata global.
Ini menciptakan peluang besar bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, yang ingin mengembangkan bisnisnya di ranah digital. Namun, pertumbuhan ini juga berarti persaingan semakin ketat.
Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan 30 juta UMKM masuk ke ekosistem digital pada tahun ini. Ika Puspa Sari, pemilik usaha madu Al-Mubarokah Herbal di Lazada, berhasil menghadapi tantangan ini dengan strategi khusus.
Berikut beberapa kunci suksesnya:
1. Bangun branding, bukan hanya keuntungan
Mengusung prinsip 'cari jeneng, bukan jenang', Ika menekankan pentingnya membangun brand yang kuat. Ia percaya bahwa nama baik yang sudah dikenal akan membawa keuntungan jangka panjang.
"Branding adalah pintu pembuka untuk pertumbuhan bisnis," ujar Ika, dalam bincang media yang digelar di Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2024).
2. Mentalitas yang kuat
Beralih dari profesinya sebagai dosen dan bidan, Ika mengaku bahwa kesiapan mental adalah modal utama. Meski memulai bisnis hanya dengan Rp500.000, tekad dan mental yang kuat jadi kunci suksesnya.
"Mengubah persepsi diri kita itu yang paling penting dan paling mahal. Modal rupiah itu kecil dan bisa dicari, tapi mentalitas itu tak bisa dibayar," jelas Ika.
3. Manfaatkan peluang sekitar
Berawal sebagai reseller, Ika dan suaminya memulai bisnis madu karena melihat peluang pasar yang luas, terutama karena produk herbal banyak dicari masyarakat sebagai alternatif kesehatan.
4. Tes pasar untuk mengurangi risiko
Sebelum merambah pasar, Ika selalu menguji produk terlebih dahulu. Sebagai contoh, madu khusus anak dengan kebutuhan khusus langsung habis saat diluncurkan dalam jumlah terbatas.
5. Identifikasi keunikan produk
Di tengah banyaknya penjual madu di marketplace, Al-Mubarokah Herbal tetap menonjol berkat unique selling point (USP) mereka, seperti harga yang kompetitif, sertifikasi lengkap dan produksi mandiri dengan kontrol kualitas ketat.
6. Maksimalkan fitur eCommerce
Ika juga memanfaatkan fitur-fitur Lazada, seperti voucher dan iklan, untuk meningkatkan penjualan. Ia menekankan pentingnya mencoba berbagai fitur untuk menemukan yang paling efektif bagi toko masing-masing.
"Kesuksesan Al-Mubarokah Herbal di Lazada Indonesia adalah kesuksesan yang ingin kami ciptakan bagi jutaan penjual lainnya di platform kami," imbuh Amelia Tediarjo selaku Head of Operations Lazada Indonesia.
Kesuksesan Al-Mubarokah Herbal membuktikan bahwa dengan strategi branding yang kuat dan pemanfaatan platform digital secara optimal, UMKM dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan ketat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






