KA Turangga - Bandung Raya Tabrakan, Ini Maksud di Balik Lampu Sinyal Kereta Api

AKURAT.CO - Kecelakaan hebat antara Kereta api (KA) Turangga dengan KA lokal Bandung Raya telah menelan korban jiwa. Tabrakan kereta ini terjadi di petak jalur Stasiun Cicalengka -Haurpugur, Bandung, Jawa Barat. Tepatnya pada pukul 06.03 WIB, Jumat (5/1/2024).
Sinyal kereta api menggunakan bahasa warna untuk berkomunikasi dengan pengemudi. Lampu berwarna merah, kuning dan hijau pada sinyal kereta api memiliki arti khusus bagi masinis.
- Merah: Sinyal untuk tidak melanjutkan perjalanan.
- Kuning: Peringatan untuk bersiap berhenti pada sinyal berikutnya.
- Hijau: Isyarat bahwa jalur aman untuk dilalui, tanpa perlu berhenti pada sinyal selanjutnya.
Setiap jaringan kereta api memiliki aturan sendiri terkait arti lampu sinyal. Meskipun demikian, ada prinsip umum yang menjadi pedoman, menjadikan sistem ini konsisten dalam memberikan informasi kepada pengemudi.
Baca Juga: Fakta-fakta Kecelakaan Kereta Api Turangga Tabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya di Cicalengka
Misalnya, merah selalu menjadi peringatan untuk tidak melanjutkan, memberikan kejelasan yang sangat diperlukan dalam pengaturan lalu lintas kereta api.
Dikutip dari Econstructioncareers.com, Jumat (5/1/2024), penentuan warna sinyal tidak sembarangan. Sinyal memperoleh informasi dari sistem pelacakan jalur yang mengindikasikan apakah ada kereta lain di jalur depan.
Jika ada kendaraan lain, sistem memberi peringatan dengan menampilkan warna tertentu, memberi tahu masinis untuk menghentikan perjalanannya hingga jalur di depannya benar-benar aman.
Dalam perkembangan modern, teknologi telah membawa perubahan pada sistem sinyal kereta api. Sekarang, sinyal dapat dikirim langsung ke kereta, baik ditampilkan di panel pengemudi atau diinterpretasikan oleh sistem komputer kereta.
Konsep intinya tetap sama, yaitu memberikan isyarat yang membuat kereta melanjutkan perjalanan hanya jika tidak ada kendaraan lain yang menghalangi di jalur depannya.
Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga meningkatkan keamanan perjalanan. Penggunaan teknologi modern membuat pemantauan real-time, memastikan bahwa setiap pergerakan kereta dijalankan dengan presisi dan keamanan yang optimal.
Dengan demikian, sinyal kereta api bukan hanya sebagai tanda visual, tetapi juga sebagai bagian integral dari sistem yang kompleks untuk memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan efisien.
Seiring terus berkembangnya teknologi, kita dapat berharap sistem ini terus ditingkatkan untuk meningkatkan standar keselamatan dan kehandalan dalam transportasi kereta api.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 5Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 6UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil





