KPK Periksa Dua ASN Bea Cukai dan HRD Blueray Cargo di Pengembangan Kasus Suap Importasi

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi terkait kasus suap pengurusan importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Tiga saksi yang dipanggil berasal dari internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta PT Blueray Cargo.
Mereka adalah Aditya Rahman Rony Putra, ASN yang bertugas sebagai Pelaksana Pemeriksa Kantor Pusat Bea Cukai; Fillar Marindra, ASN Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan; serta Andreas Budi Santoso, karyawan Blueray Cargo yang menjabat di bagian HRD.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Baca Juga: KPK Benarkan Kepala Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Impor
Pemeriksaan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam pengembangan perkara suap importasi yang sebelumnya telah menjerat sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak swasta.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Gatot Heroe Hernanda, Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus tersebut. Penetapan dilakukan melalui surat perintah penyidikan (sprindik) baru yang diterbitkan setelah penyidik menganalisis fakta-fakta yang terungkap di persidangan.
Baca Juga: KPK Tetapkan Satu Tersangka Baru di Kasus Suap Bea Cukai
Selain menetapkan satu tersangka baru, KPK juga menerbitkan satu sprindik lain untuk mengusut klaster berbeda dalam perkara yang sama. Namun, hingga kini belum ada tersangka yang diumumkan dalam penyidikan tersebut.
Perkara ini merupakan pengembangan dari kasus suap importasi yang melibatkan PT Blueray Cargo. Dalam perkara pokok, bos Blueray Cargo John Field telah divonis dua tahun penjara, sedangkan dua petinggi perusahaan lainnya, Deddy Kurniawan Sukolo dan Andri, masing-masing divonis satu tahun enam bulan penjara.
Sementara itu, proses persidangan terhadap para penerima suap dari kalangan pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai masih berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Mereka di antaranya Rizal, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, dan Budiman Bayu Prasojo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit








