Komisi II DPR: Maraknya OTT Kepala Daerah Bukti Komitmen Prabowo Berantas Korupsi

AKURAT.CO Komisi II DPR RI menilai maraknya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah mencerminkan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, mengatakan, langkah aparat penegak hukum merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
"Kalau kita lihat, pemerintahan Presiden Prabowo menunjukkan penegakan hukum yang semakin baik. Pak Prabowo berkomitmen dan konsisten dengan apa yang beliau sampaikan, yakni ingin memastikan penegakan hukum berjalan dengan baik dan maksimal," kata Bahtra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Politikus Partai Gerindra itu menilai, publik dapat melihat keseriusan pemerintah dalam membenahi sektor hukum. Karena itu, setiap dugaan pelanggaran harus diproses sesuai aturan yang berlaku.
"Teman-teman media juga bisa melihat bagaimana komitmen Pak Prabowo untuk terus melakukan pembenahan, terutama di bidang penegakan hukum. Setiap pelanggaran tentu harus ditindak sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku," ujarnya.
Di sisi lain, Bahtra menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui pembinaan terhadap kepala daerah. Menurutnya, tugas tersebut menjadi kewenangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Baca Juga: Tiba di KPK Usai Kena OTT, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diperiksa Maraton
"Kami meminta Kemendagri terus melakukan pembinaan kepada kepala daerah. Kami juga selalu berkoordinasi dengan Kemendagri terkait hal tersebut," katanya.
Ia menegaskan pembinaan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap hukum, tetapi juga peningkatan kinerja kepala daerah dalam menjalankan amanah masyarakat.
"Bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi yang paling penting bagaimana kepala daerah yang telah dipilih rakyat benar-benar bekerja memberikan yang terbaik bagi masyarakat di daerah masing-masing," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








