Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah dan 3 Drone, Madinah Jadi Salah Satu Wilayah Pencegatan

AKURAT.CO Arab Saudi mencegat dan menghancurkan satu rudal jelajah serta tiga drone di sejumlah wilayah kerajaan, termasuk kawasan Madinah, pada Kamis. Pencegatan rudal dan drone tersebut diumumkan koalisi pimpinan Arab Saudi di tengah meningkatnya serangan lintas perbatasan yang menyasar bandara-bandara di negara itu.
Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil menghancurkan rudal jelajah di wilayah barat kerajaan. Insiden tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan, tetapi pihak koalisi tidak mengungkapkan asal peluncuran atau sasaran rudal tersebut.
Koalisi juga melaporkan pencegatan sejumlah drone di wilayah lain, termasuk Khamis Mushait di Arab Saudi bagian selatan dan Provinsi Timur. Salah satu drone disebut diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman menuju wilayah selatan Arab Saudi.
Houthi Bantah Serang Wilayah Arab Saudi
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, membantah bahwa kelompoknya melancarkan serangan terhadap wilayah Arab Saudi pada Kamis.
“Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan bahwa mereka tidak melakukan operasi apa pun yang menargetkan wilayah Arab Saudi hari ini,” kata Saree dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut bertentangan dengan laporan koalisi pimpinan Arab Saudi yang menyebut salah satu drone yang dicegat diluncurkan oleh kelompok Houthi. Hingga pengumuman tersebut disampaikan, Houthi belum memberikan tanggapan khusus mengenai laporan pencegatan di kawasan Madinah dan Provinsi Timur.
Koalisi juga tidak memerinci seluruh asal peluncuran drone yang berhasil dicegat. Karena itu, belum semua insiden yang diumumkan dapat dikaitkan secara independen dengan kelompok Houthi.
Serangan ke Bandara Saudi Tewaskan 19 Orang
Di tengah laporan pencegatan rudal dan drone, koalisi pimpinan Arab Saudi mengungkapkan peningkatan jumlah korban sipil akibat serangan terhadap bandara-bandara di kerajaan tersebut.
Turki al-Maliki mengatakan, sebanyak 19 orang tewas dan 364 lainnya terluka dalam serangan terhadap bandara-bandara Arab Saudi sejak 5 Oktober.
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menjadi salah satu sasaran utama. Menurut Al-Maliki, bandara tersebut mengalami 20 serangan dalam periode 7 hingga 11 Oktober.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T






