Polisi Amankan Pengacara Berinisial HI, Tersangka Baru Kasus Pemalsuan Pelat Dinas DPR

AKURAT.CO Polisi menangkap satu pengacara dengan inisial HI, yang terlibat dalam pemalsuan pelat dinas DPR RI. Dengan demikian, jumlah tersangka dalam kasus ini bertambah menjadi enam orang.
"Salah satunya benar, salah satunya oknum (pengacara). Betul, inisial HI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan di kantornya, Kamis (30/5/2024).
Pengacara tersebut merupakan pemilik tiga mobil yang telah disita. Bahkan dirinya diduga sebagai pemilik mobil mewah Tesla dengan nopol 16-III.
Baca Juga: Viral Pengacara Terkenal Diduga Palsukan Pelat Khusus dan KTA DPR, 5 Orang Jadi Tersangka
Ade menjelaskan, dari enam pelaku, dua orang di antaranya berperan sebagai pengguna pelat palsu (termasuk HI), dua orang pembuat pelat, dan dua orang lagi perantara pembuat pelat.
"Jadi total tersangka ada 6. Mobilnya masih tetap 8, beserta plat nomor. Kemudian KTA DPR palsu ada 25 ya, masih 25," jelasnya.
Berdasarkan penelusuran sementara, motif pelaku memalsukan pelat nomor untuk kepentingan pribadi.
Sebelumnya, sosok pengacara terkenal diduga melakukan pemalsuan pelat khusus dan kartu tanda anggota (KTA) DPR RI. Dari hasil penelusuran polisi, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Penanganan kasus pelat DPR dan KTA bodong telah ditahan lima orang tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin (27/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








