Akurat Logo

ASTHAGATRA RI Dukung Imbauan Penerbangan Direct, Minta Harga Tiket Tetap Kompetitif

Lufaefi | 27 Oktober 2026, 13:41 WIB
ASTHAGATRA RI Dukung Imbauan Penerbangan Direct, Minta Harga Tiket Tetap Kompetitif
Rizky Sembada, S.E., M.M., M.Psi, Ketua Umum ASTHAGATRA RI - Istimewa

AKURAT.CO Asosiasi Travel Haji dan Umrah Garuda Indonesia (ASTHAGATRA) RI menyambut baik imbauan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak agar penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) mengutamakan penerbangan langsung (direct flight) dari Indonesia menuju Arab Saudi.

Imbauan tersebut sebelumnya disampaikan Dahnil dalam rapat koordinasi bersama asosiasi PPIU dan sejumlah pemangku kepentingan penyelenggaraan haji dan umrah di Gedung Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Dahnil meminta penyelenggara umrah untuk tidak terlebih dahulu menggunakan penerbangan transit melalui Malaysia atau Singapura dan mendorong pemanfaatan maskapai nasional, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum ASTHAGATRA RI menyatakan dukungannya. Menurutnya, penggunaan penerbangan langsung tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan kenyamanan perjalanan jemaah, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap penguatan ekosistem penerbangan nasional.

Baca Juga: Tips Memilih Tempat Menginap yang Aman untuk Solo Traveler

“Kami menyambut baik. ASTHAGATRA RI mendukung program ini. Namun demikian, kita juga wajib mengevaluasi pelayanan sekaligus harga yang cukup bersaing,” ujar Rizky Sembada, S.E., M.M., M.Psi, Ketua Umum ASTHAGATRA RI dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).

ASTHAGATRA RI menilai terdapat alasan ekonomi yang selama ini membuat sejumlah penyelenggara umrah memilih penerbangan transit melalui Malaysia dan Singapura. Salah satunya adalah pertimbangan harga tiket.

Harga penerbangan melalui kedua negara tersebut dinilai relatif lebih kompetitif dibandingkan penerbangan langsung dari Jakarta menuju Jeddah maupun Madinah.

Karena itu, menurut ASTHAGATRA RI, dorongan agar jemaah menggunakan penerbangan langsung perlu dibarengi dengan ketersediaan penerbangan yang memadai, harga yang kompetitif, serta pelayanan maskapai yang mampu memenuhi kebutuhan jemaah.

“Banyaknya jemaah yang selama ini menggunakan penerbangan melalui Malaysia dan Singapura juga berkaitan erat dengan harga maskapai. Relatif lebih murah dibandingkan penerbangan direct Jakarta-Jeddah maupun Jakarta-Madinah,” katanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi