Non Muslim Beri Ucapan Selamat Memperingati Isra Mi'raj 2025, Begini Cara Menjawabnya Sesuai Islam

AKURAT.CO Isra Mi'raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam Islam, yang memperingati perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu.
Momen ini tidak hanya dirayakan oleh umat Islam, tetapi kadang juga mendapatkan perhatian dari non-Muslim yang menunjukkan toleransi dan penghormatan dengan memberikan ucapan selamat.
Namun, sebagai seorang Muslim, bagaimana seharusnya kita merespons ucapan tersebut?
Islam mengajarkan akhlak mulia dalam setiap interaksi, termasuk dengan non-Muslim. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:
وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا
“Dan ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia.” (QS. Al-Baqarah: 83)
Ayat ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk berlaku santun dan berbicara dengan baik kepada semua orang tanpa memandang latar belakang agama.
Ketika seorang non-Muslim mengucapkan selamat atas peringatan Isra Mi'raj, kita dapat menjawab dengan sikap ramah dan sopan sebagai bentuk penghormatan atas niat baik mereka.
Baca Juga: Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek Bagi Umat Islam
Lebih lanjut, dalam konteks hubungan sosial dengan non-Muslim, Allah SWT berfirman:
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil kepada orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al-Mumtahanah: 8)
Ayat ini menegaskan bahwa Islam mengizinkan umatnya untuk berbuat baik kepada non-Muslim selama mereka tidak memusuhi umat Islam.
Dengan demikian, menjawab ucapan selamat atas peringatan Isra Mi'raj dapat dilakukan dengan cara yang baik, seperti mengucapkan terima kasih atau mendoakan kebaikan untuk mereka.
Misalnya, kita dapat menjawab, “Terima kasih atas perhatian dan ucapan baiknya, semoga Anda juga mendapatkan keberkahan dalam hidup.”
Namun, penting untuk diingat bahwa jawaban kita tetap harus menjaga akidah dan tidak mengandung pengakuan terhadap keyakinan lain yang bertentangan dengan prinsip Islam. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
“Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.” (QS. Al-Kafirun: 6).
Baca Juga: Bolehkah Puasa Tanggal 27 Rajab, saat Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW?
Ayat ini mengajarkan prinsip toleransi dalam Islam, yaitu saling menghormati keyakinan tanpa mencampuradukkan akidah.
Dengan demikian, menjawab ucapan selamat dari non-Muslim dengan cara yang baik dan bijaksana mencerminkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Dalam konteks moderasi beragama, respons semacam ini juga menunjukkan sikap Islam yang damai dan terbuka, yang dapat mempererat hubungan sosial antarumat beragama. Wallahu a‘lam bishawab.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









