AKURAT.CO Habib Rizieq Shihab, tokoh agama dan politik yang dikenal luas di Indonesia, adalah pendiri dan pemimpin Front Pembela Islam (FPI).
Dalam perjalanan politiknya, Rizieq Shihab pernah terlibat dengan beberapa partai politik, meskipun sikap dan pilihannya dalam politik Indonesia selalu menarik perhatian publik.
Pada awal 2000-an, FPI di bawah kepemimpinan Rizieq Shihab dikenal sebagai ormas yang vokal dalam berbagai isu, terutama terkait penegakan syariat Islam dan moralitas publik.
Dalam konteks politik, Rizieq tidak terikat secara langsung pada satu partai politik besar selama masa-masa tersebut, tetapi lebih dikenal sebagai tokoh non-partisan yang mengadvokasi agenda-agenda tertentu melalui FPI.
Pada tahun 2014, Rizieq Shihab dan FPI mendukung calon presiden Prabowo Subianto dalam Pemilu Presiden.
Dukungan ini mencerminkan hubungan antara FPI dan Prabowo yang berbasis pada kesamaan pandangan tentang isu-isu sosial dan politik.
Baca Juga: Pesan Rizieq Shibab untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran: Harus Mengayomi Masyarakat
Meskipun Rizieq Shihab dan FPI tidak secara resmi tergabung dalam partai politik manapun, dukungan politik mereka sangat mempengaruhi dinamika pemilu saat itu.
Namun, pada 2018, Habib Rizieq Shihab mengalami berbagai masalah hukum dan keputusan pemerintah yang membuatnya harus meninggalkan Indonesia dan tinggal di luar negeri.
Selama masa pengasingannya, fokus politiknya berkurang, dan ia tidak secara aktif mendukung salah satu partai politik tertentu.
Secara umum, Habib Rizieq Shihab lebih dikenal sebagai pemimpin ormas yang memiliki pengaruh kuat dalam konteks sosial dan agama, ketimbang sebagai anggota partai politik formal.
Pilihan politiknya sering kali didasarkan pada pertimbangan ideologis dan strategis yang berkaitan dengan agenda FPI, bukan afiliasi permanen dengan partai-partai politik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai










