Makan Malam Terlalu Larut? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

AKURAT.CO Bagi sebagian orang, makan malam larut sudah menjadi kebiasaan yang sulit dihindari.
Kesibukan pekerjaan, aktivitas yang padat, hingga kebiasaan begadang sering membuat waktu makan bergeser hingga mendekati jam tidur.
Baca Juga: 7 Tips Begadang Nonton Piala Dunia 2026 agar Tetap Fit dan Tidak Ngantuk Saat Beraktivitas
Meski terlihat sepele, kebiasaan makan malam terlalu larut ternyata dapat memengaruhi kesehatan tubuh jika dilakukan secara terus-menerus.
Para ahli kesehatan menyarankan untuk memberi jeda beberapa jam antara waktu makan malam dan waktu tidur.
Tujuannya agar sistem pencernaan memiliki cukup waktu untuk mengolah makanan dengan baik sebelum tubuh beristirahat.
1. Meningkatkan Risiko Gangguan Pencernaan
Makan tepat sebelum tidur dapat membuat lambung bekerja lebih keras saat tubuh seharusnya beristirahat.
Kondisi ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung, rasa tidak nyaman di perut, hingga naiknya asam lambung.
2. Kualitas Tidur Menurun
Tubuh yang masih aktif mencerna makanan dapat membuat tidur menjadi kurang nyenyak.
Beberapa orang bahkan lebih mudah terbangun di tengah malam atau mengalami kesulitan untuk tidur setelah makan dalam jumlah besar pada malam hari.
3. Berpotensi Menyebabkan Kenaikan Berat Badan
Makan malam larut sering kali disertai konsumsi makanan tinggi kalori, seperti makanan cepat saji, camilan manis, atau minuman tinggi gula.
Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup, risiko kenaikan berat badan dapat meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









