Daftar Makanan Sehat untuk Penderita Demam Berdarah agar Tubuh Cepat Pulih

AKURAT.CO Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Penyakit ini ditandai dengan gejala seperti demam tinggi, nyeri otot dan sendi, mual, muntah, serta penurunan jumlah trombosit.
Dalam proses pemulihan dari DBD, peran asupan makanan sangat penting untuk membantu memperkuat sistem imun, mempercepat penyembuhan, dan meningkatkan kadar trombosit dalam darah.
Berikut ini beberapa jenis makanan yang disarankan dan yang sebaiknya dihindari oleh penderita DBD agar proses pemulihan berjalan optimal.
Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita DBD
1. Makanan Tinggi Protein dan Zat Besi
Penderita DBD disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan zat besi karena keduanya berperan penting dalam pembentukan sel darah merah serta mempercepat pemulihan.
● Daging ayam, ikan, dan daging sapi tanpa lemak membantu memperbaiki jaringan tubuh yang rusak serta menjaga kekuatan otot.
● Hati ayam atau sapi kaya akan zat besi dan vitamin B12 yang penting untuk meningkatkan kadar trombosit.
2. Buah dan Sayur Kaya Vitamin C dan Antioksidan
Buah-buahan yang mengandung vitamin C tinggi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan produksi trombosit.
● Jambu biji dikenal sebagai buah terbaik untuk penderita DBD karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi.
● Pepaya memiliki enzim papain yang dapat membantu sistem pencernaan dan meningkatkan nafsu makan.
● Delima, buah bit, dan leci juga kaya antioksidan yang mendukung pembentukan sel darah.
3. Makanan Lembut dan Mudah Dicerna
Selama masa pemulihan, penderita DBD biasanya mengalami penurunan nafsu makan. Maka, pilih makanan bertekstur lembut dan ringan agar mudah dicerna.
● Bubur, sup ayam, dan oatmeal menjadi pilihan yang baik.
● Yoghurt juga bermanfaat karena mengandung probiotik yang menjaga kesehatan usus dan meningkatkan sistem imun.
4. Cairan dan Elektrolit yang Cukup
Hidrasi merupakan hal penting bagi penderita DBD. Kekurangan cairan dapat memperparah kondisi tubuh dan memperlambat pemulihan.
● Perbanyak minum air putih, air kelapa, atau jus buah alami.
● Air kelapa mengandung elektrolit alami yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
5. Bumbu dan Rempah Penambah Imunitas
Beberapa bahan alami seperti jahe dan bawang putih mengandung sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat memperkuat daya tahan tubuh.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari oleh Penderita DBD
Tidak semua makanan baik dikonsumsi saat tubuh sedang berjuang melawan infeksi DBD.
Beberapa jenis makanan dapat memperburuk kondisi atau memperlambat pemulihan, di antaranya:
1. Makanan pedas dan asam, karena dapat mengiritasi lambung dan memperparah mual.
2. Makanan berlemak dan digoreng, seperti fast food atau makanan olahan, karena sulit dicerna dan dapat memperberat kerja sistem pencernaan.
3. Makanan tinggi garam, yang dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh.
4. Minuman berkafein dan alkohol, seperti kopi, teh, dan soda, yang dapat menyebabkan dehidrasi.
Tips Makan bagi Penderita DBD
● Pilih makanan yang lembut dan mudah ditelan, seperti bubur atau sup.
● Makan dalam porsi kecil namun lebih sering agar tubuh tetap mendapatkan asupan energi.
● Kombinasikan makanan yang kaya protein, vitamin, dan mineral untuk mempercepat pemulihan.
● Hindari makanan berminyak atau berat yang bisa mengganggu pencernaan.
● Tetap jaga asupan cairan agar tidak terjadi dehidrasi.
Pemilihan makanan yang tepat dapat membantu penderita DBD mempercepat proses penyembuhan dan menjaga daya tahan tubuh tetap kuat.
Makanan tinggi protein, vitamin, dan cairan adalah kunci utama dalam pemulihan. Namun, penting untuk diingat bahwa pola makan sehat harus dibarengi dengan istirahat cukup dan perawatan medis yang tepat.
Jika gejala demam berdarah tidak kunjung membaik atau trombosit terus menurun, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut.
Dengan asupan gizi seimbang dan perhatian medis yang baik, proses pemulihan dari DBD dapat berjalan lebih cepat dan optimal.
Laporan: Vania Tri Yuniar/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








