Akurat Logo

Houthi Mengeklaim Serang Bandara dan Pangkalan Militer Arab Saudi

Fitra Iskandar | 26 Oktober 2026, 08:52 WIB
Houthi Mengeklaim Serang Bandara dan Pangkalan Militer Arab Saudi
Ilustrasi kelompok Houthi Yaman - AA

AKURAT.CO Kelompok Houthi  Yaman pada hari Minggu (25/10/2026) mengklaim telah melancarkan tiga operasi dengan menggunakan puluhan rudal balistik yang menyasar bandara utama Arab Saudi di Riyadh serta dua pangkalan militer. Klaim ini muncul di saat bandara tersebut mulai melayani penerbangan kembali secara terbatas, setelah sempat ditutup selama dua pekan.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa operasi pertama menargetkan Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Arab Saudi, dan mengeklaim bahwa operasi tersebut "mencapai tujuannya."

Operasi kedua, menurutnya, menyasar area parkir pesawat, gudang amunisi, pusat kendali pesawat nirawak (drone), dan berbagai fasilitas lainnya di Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait, Arab Saudi bagian selatan.

Saree juga mengeklaim bahwa operasi ketiga menghantam pangkalan angkatan laut Penjaga Perbatasan di Jizan, Arab Saudi bagian barat daya, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Namun, ia tidak memberikan rincian jumlah korban maupun detail lebih lanjut.

Ia memperingatkan maskapai penerbangan, pegawai bandara, serta penumpang untuk tidak menggunakan Bandara Internasional King Khalid karena dianggap "tidak aman,". Ia menegaskan bahwa kelompoknya akan terus melancarkan serangan jauh ke dalam wilayah Arab Saudi.

Belum ada tanggapan langsung dari pihak berwenang Arab Saudi terkait klaim kelompok Houthi tersebut.

Pengumuman ini bertepatan dengan dimulainya kembali penerbangan secara terbatas di Bandara Internasional King Khalid pada hari Minggu, setelah operasional bandara sempat dihentikan selama sekitar dua pekan akibat serangan Houthi sebelumnya.

Saluran penyiaran negara Arab Saudi, AlEkhbariya, melaporkan bahwa penerbangan domestik telah kembali beroperasi di Terminal 1, sementara Terminal 2 mulai melayani penerbangan internasional yang dioperasikan oleh maskapai nasional.

Pihak berwenang Arab Saudi belum mengumumkan pembukaan kembali operasional bandara secara penuh.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.