Akurat Logo

Pos Pemeriksaan Militer Israel di Tepi Barat Diserang, Netanyahu Tutup Seluruh Akses

Fitra Iskandar | 23 Oktober 2026, 17:20 WIB
Pos Pemeriksaan Militer Israel di Tepi Barat Diserang, Netanyahu Tutup Seluruh Akses
Penangkapan warga di Tepi Barat oleh militer Israel - AA

AKURAT.CO Lima orang terluka dalam sebuah penembakan di pos pemeriksaan militer Israel di Tepi Barat. Peristiwa ini mendorong Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menutup seluruh wilayah tersebut.  Ia meyakini hal itu sebagai upaya pencegahan kemungkinan adanya "serangan besar" susulan.

Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dua pria bersenjata asal Palestina tewas di tangan pasukan keamanan Israel setelah penembakan di Hebron.

Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom, melaporkan bahwa lima orang terluka dalam insiden tersebut, dengan dua di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Saat berada di lokasi kejadian, Kepala Staf IDF, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan bahwa kendaraan yang digunakan para pelaku berisi amunisi dan senjata dalam jumlah besar. Hal ini membuatnya meyakini bahwa mereka mungkin merencanakan serangan yang lebih besar.

Sebagai tanggapan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan penutupan seluruh wilayah Tepi Barat. IDF juga melancarkan operasi yang mereka sebut sebagai operasi kontra-terorisme di Hebron dan desa-desa sekitarnya.

Hamas tidak secara langsung mengaku bertanggung jawab atas penembakan tersebut, namun mereka memuji serangan itu dan menyerukan kepada para pendukungnya untuk melakukan serangan lebih lanjut terhadap tentara serta pemukim Israel.

 Sumber: ABC

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.