Akurat Logo

Koalisi Pimpinan Arab Saudi Nyatakan Mencegat 11 Pesawat Nirawak dan Satu Rudal Balistik Milik Kelompok Houthi.

Fitra Iskandar | 23 Oktober 2026, 08:49 WIB
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Nyatakan  Mencegat 11 Pesawat Nirawak dan Satu Rudal Balistik Milik Kelompok Houthi.
Ilustrasi rudal balistik Houthi Yaman - AA

AKURAT.CO Koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi kelompok Houthi di Yaman menyatakan pada hari Kamis bahwa pertahanan udara mereka telah mencegat dan menghancurkan 11 pesawat nirawak (drone) serta satu rudal balistik.

Juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, melalui pernyataan yang diunggah di platform media sosial X, mengatakan bahwa drone-drone tersebut dicegat di atas Riyadh, Madinah, Provinsi Timur, dan wilayah selatan. Sementara itu, rudal balistik dicegat saat menuju ke arah Najran di wilayah barat daya Arab Saudi.

Dalam pernyataan terbarunya pada hari Kamis, koalisi menyebutkan telah mencegat dan menghancurkan dua drone yang diluncurkan ke arah wilayah selatan.

Sebelumnya, mereka melaporkan pencegatan empat drone di atas Riyadh dan Madinah—satu di atas Riyadh dan empat lainnya di atas Provinsi Timur.

Pernyataan tersebut tidak memberikan perincian mengenai lokasi peluncuran drone ataupun apakah pencegatan itu menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.

Pengumuman ini disampaikan sehari setelah otoritas Arab Saudi melaporkan bahwa empat orang tewas dalam serangan di Provinsi Timur.

Dua orang tewas akibat tertimpa puing-puing setelah pertahanan udara menggagalkan upaya serangan drone terhadap fasilitas minyak Aramco, sementara dua orang lainnya tewas dalam serangan yang menyasar Bandara Internasional Raja Fahd di Dammam.

Koalisi juga melaporkan telah mencegat tujuh drone pada hari Rabu, termasuk satu drone yang menuju ke wilayah selatan serta enam drone lainnya di atas Madinah dan Provinsi Timur.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.