Akurat Logo

Wuhan Terbuka: Ukir Kemenangan Ke-150 di WTA 1000, Iga Swiatek Melesat ke Perempat Final

Dian Eko Prasetio | 16 Oktober 2026, 15:14 WIB
Wuhan Terbuka: Ukir Kemenangan Ke-150 di WTA 1000, Iga Swiatek Melesat ke Perempat Final
Petenis asal Polandia, Iga Swiatek, di sela laga kontra wakil Amerika Serikat, Ashlyn Krueger, pada 16 besar Wuhan Terbuka 2026 di Wuhan, China, Kamis (15/10/2026). X/Tennis Channel

AKURAT.CO, Mantan petenis nomor satu dunia, Iga Swiatek, mencatatkan sejarah manis usai mengamankan tiket ke babak perempat final ajang Wuhan Terbuka 2026.

Iga Swiatek sukses mencatatkan kemenangan ke-150 di level WTA 1000 usai menundukkan wakil Amerika Serikat, Ashlyn Krueger, di laga Wuhan Terbuka kali ini.

Bertanding di babak 16 besar Wuhan Terbuka, Kamis (15/10/2026) malam WIB, Iga Swiatek menang straight set dengan skor 6-1 dan 6-4 dalam tempo satu jam 34 menit. Kemenangan ini membawanya melaju ke babak delapan besar di Wuhan untuk dua tahun berturut-turut.

Di antara tujuh petenis yang berhasil mencapai rekor 150 kemenangan sejak format WTA 1000 diperkenalkan pada 2009, Swiatek menjadi yang tercepat meraihnya hanya dalam 187 pertandingan.

Baca Juga: Wuhan Terbuka: Penampilan Solid Bawa Janice Tjen ke 16 Besar, Berpeluang Hadapi Aryna Sabalenka

Dalam catatan sejak tahun 1990, ia juga menjadi petenis ketiga yang membukukan 150 kemenangan dalam 50 penampilan babak utama WTA 1000/Tier I pertamanya. Swiatek mengikuti jejak legenda Martina Hingis (162) dan Serena Williams (153).

"Memasuki akhir musim tentu tidak mudah, jadi saya fokus memulihkan diri sebanyak mungkin setiap harinya," kata Swiatek dikutip laman WTA Tennis.

"Saya senang bisa meraih beberapa kemenangan karena merasa bermain lebih baik dibanding awal musim. Saya siap untuk terus menekan dan gembira bisa berada di perempat final."

Hasil manis ini makin memperlebar peluang Swiatek untuk mengunci tiket ke turnamen bergengsi penutup musim, WTA Finals di Indian Wells.

Pesaing terdekatnya, Karolina Muchova, yang memegang batas posisi kualifikasi, justru harus tersingkir lebih awal dari Diana Shnaider.

Meskipun bukan penampilan tersolidnya, ketenangan Swiatek di bawah tekanan serta maraknya kesalahan sendiri (unforced errors) dari Krueger menjadi kunci kemenangan petenis asal Polandia tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.