Oman Kecam Serangan Houthi ke Makkah, Dukung Saudi Jaga Keamanan Kota Suci
AKURAT.CO Oman mengecam keras dugaan serangan Houthi ke Makkah setelah Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang disebut diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman menuju wilayah kota suci tersebut.
Kementerian Luar Negeri Oman menyatakan serangan Houthi ke Makkah merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan menegaskan penolakan terhadap segala bentuk pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci Islam maupun ancaman terhadap keselamatan jamaah.
Dalam pernyataannya pada Kamis, 17 September 2026, Oman juga menyatakan solidaritas kepada Arab Saudi serta mendukung langkah yang diambil Riyadh untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan kedaulatannya.
Oman menyebut tindakan yang menargetkan Makkah sebagai tindakan “kriminal, berdosa dan berkhianat”. Muscat menegaskan bahwa kesucian tempat ibadah dan keselamatan para jamaah harus dihormati.
Pemerintah Oman sekaligus menyerukan negara-negara di kawasan untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam menangani berbagai persoalan bilateral, regional, maupun multilateral.
Menurut Oman, peningkatan koordinasi diperlukan untuk menjamin hak seluruh negara di kawasan terhadap keamanan, stabilitas, serta kehidupan yang aman dan bermartabat.
Saudi Klaim Drone Houthi Menuju Makkah
Arab Saudi sebelumnya menyatakan sistem pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan sebuah drone di sebelah selatan Makkah pada Selasa, 15 September 2026.
Menurut juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Malki, drone tersebut dicegat sebelum memasuki wilayah udara terbatas di atas Makkah. Puing-puing drone dilaporkan jatuh di sebelah selatan kota.
Koalisi pimpinan Saudi menyebut insiden tersebut sebagai upaya kedua untuk menargetkan Makkah sejak 2017. Pada Juli 2017, sebuah rudal balistik yang menurut Saudi diluncurkan Houthi juga disebut mengarah ke kota suci tersebut.
Saudi menegaskan keamanan Dua Masjid Suci dan jamaah merupakan prioritas utama. Pemerintah Saudi juga menyatakan berhak mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi wilayahnya serta jamaah di Makkah dan Madinah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag





