Tragis! 12 Paus Pembunuh Kerdil Mati Terdampar di Pantai Selandia Baru

AKURAT.CO Sedikitnya 12 paus pembunuh kerdil (pygmy killer whales) ditemukan mati setelah terdampar di Ninety Mile Beach, Selandia Baru. Upaya penyelamatan belasan paus langka tersebut terkendala kondisi laut yang buruk.
Radio New Zealand melaporkan, sebanyak 15 paus pembunuh kerdil ditemukan terdampar di pantai wilayah Far North District pada Kamis. Petugas konservasi bersama sejumlah relawan kemudian dikerahkan untuk melakukan upaya penyelamatan.
Petugas konservasi Joel Lauterbach mengatakan paus-paus tersebut ditemukan tersebar di sepanjang beberapa kilometer garis pantai. Namun, kondisi laut yang penuh tantangan membuat proses penyelamatan menjadi sulit.
Gelombang tinggi, pasang laut, serta cahaya yang semakin redup menjadi sejumlah kendala dalam proses evakuasi paus terdampar di Selandia Baru tersebut.
"Kondisi tetap menantang hari ini," kata Lauterbach saat proses penguburan paus yang telah mati mulai dilakukan.
Menurut Lauterbach, petugas masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui secara lebih lengkap penyebab dan kondisi yang melatarbelakangi terdamparnya paus pembunuh kerdil tersebut.
Peristiwa serupa pernah terjadi di lokasi yang sama pada 2018. Saat itu, sekitar 12 paus pembunuh kerdil juga ditemukan terdampar.
Sebanyak delapan paus pada kejadian tersebut sempat dibawa ke perairan yang lebih tenang untuk upaya pelepasan kembali. Namun, hanya satu paus yang berhasil bertahan setelah proses tersebut.
Pygmy killer whale merupakan salah satu jenis paus yang relatif jarang ditemukan. Kasus terdamparnya belasan paus di Ninety Mile Beach kembali menjadi perhatian petugas konservasi, terutama karena sebagian besar paus yang ditemukan kali ini tidak berhasil diselamatkan.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah



