Trump Murka Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran: Bentuk Pembangkangan kepada AS!

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran, menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel.
Dilansir Al Jazeera, Selasa (10/3/2026), Trump menilai keputusan tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap peringatan yang sebelumnya ia sampaikan kepada Teheran.
Dalam pernyataannya kepada media, Trump mengaku tidak senang dengan terpilihnya Mojtaba. Ia sebelumnya telah memperingatkan agar Iran tidak memilih putra pemimpin terdahulu itu sebagai penerus di tengah meningkatnya konflik antara Washington, Israel, dan Teheran.
Baca Juga: Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa kepada Kuwait dan UEA atas Kematian Personel Militer
“Saya pikir mereka telah melakukan kesalahan besar,” ujar Trump pada Senin (9/3/2026), merespons keputusan Majelis Pakar Iran yang menunjuk Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi baru. Ia bahkan menyindir bahwa kepemimpinan Mojtaba mungkin tidak akan bertahan lama.
Dalam wawancara sebelumnya, Trump juga menegaskan keinginannya untuk terlibat dalam arah kepemimpinan Iran.
“Saya tidak melalui ini untuk berakhir dengan Khamenei yang lain. Saya ingin terlibat dalam seleksi,” katanya, seperti dikutip sejumlah media AS.
Keputusan Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba Khamenei dinilai sejumlah analis sebagai sinyal bahwa Teheran tidak akan tunduk pada tekanan Washington.
Penunjukan itu juga terjadi di tengah eskalasi perang yang telah menewaskan lebih dari seribu orang dan memicu serangan balasan Iran ke sejumlah target Israel dan aset militer AS di kawasan.
Senator Partai Republik Lindsey Graham, sekutu dekat Trump, turut mengkritik penunjukan tersebut. Ia menyatakan Mojtaba bukanlah perubahan yang diharapkan AS dan menyiratkan ancaman terhadap keberlangsungan kepemimpinannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









