Klaim Kemenangan, Khamenei Sebut Iran Sukses Serang Fasilitas Militer Israel

AKURAT.CO Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan bahwa Iran berhasil mengalahkan Israel. Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai 'tamparan besar di wajah Amerika Serikat'.
Melalui akun resminya di X, ia mengklaim bahwa pemerintahan Israel telah hancur. Serangan tersebut disebutnya sebagai hasil dari pukulan keras yang dilancarkan oleh Republik Islam Iran.
"Saya mengucapkan selamat atas kemenangan atas rezim Zionis yang keliru," tulis @khamenei_ir dalam postingannya, dikutip Jumat (27/6/2025).
Dalam pidato usai gencatan senjata yang dimediasi AS, Khamenei menyebut Iran menyerang banyak sasaran militer di Israel. Ia menegaskan rudal-rudal Iran menghantam target penting.
Namun, kenyataannya sebagian besar serangan tersebut berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel. Meskipun begitu, serangan tetap menewaskan 28 orang yang seluruhnya merupakan warga sipil.
Di sisi lain, serangan balasan Israel dan AS menewaskan lebih dari seribu orang di Iran, termasuk 30 komandan militer. Bahkan Presiden Trump mengklaim bahwa serangan itu melumpuhkan program nuklir Iran.
Pemerintah Iran mengakui bahwa beberapa fasilitas nuklirnya mengalami kerusakan serius akibat serangan. Meski demikian, mereka menegaskan akan tetap melanjutkan pengembangan ilmiah tanpa berniat membuat senjata nuklir.
Iran mengklaim telah menyerang pangkalan militer AS di Qatar, meski semua rudalnya berhasil dicegat. Kini, pemerintah Iran melarang kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang memicu kekhawatiran global.
Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, menyebut tiga fasilitas nuklir utama Iran mengalami kerusakan besar. Ia menyayangkan keputusan Iran menghentikan kerja sama, yang dinilai bisa memicu krisis global baru.
"Saya harap itu tidak akan terjadi, karena jika tidak kita akan berada di ambang krisis besar baru," kata Grossi.
Klaim Khamenei diduga lebih bertujuan untuk meredakan keresahan di dalam negeri. Pernyataan tersebut tampaknya bukan ditujukan untuk menunjukkan kekuatan Iran kepada dunia luar.
Situasi di Teheran tetap tegang meskipun gencatan senjata telah diberlakukan. Banyak bisnis masih tutup dan rasa cemas di kalangan masyarakat terlihat jelas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








