Ron DeSantis Mundur dari Pilpres AS 2024, Kini Nyatakan Ada di Pihak Donald Trump

AKURAT.CO Gubernur Florida, Ron DeSantis, memutuskan untuk mengundurkan diri dari pencalonannya sebagai calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik.
"Saya tidak bisa meminta dukungan dari para pendukung untuk menyumbangkan waktu dan sumber daya mereka jika kami tidak memiliki tujuan yang jelas untuk mencapai kemenangan. Oleh karena itu, hari ini saya menunda kampanye saya," ungkapnya yang dikutip The New York Times, Selasa (23/1/2024).
DeSantis selanjutnya mengumumkan bahwa ia sekarang memberikan dukungannya kepada mantan Presiden Donald Trump sebagai calon presiden dari Partai Republik.
Walaupun ada perbedaan pendapat antara DeSantis dan Trump, DeSantis menyatakan bahwa Trump memiliki keunggulan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Presiden Joe Biden, yang saat ini menjabat sebagai presiden dari Partai Demokrat.
Baca Juga: Debat Ketiga Pilpres 2024 Dianggap Serang Personal, Ternyata Donal Trump dan Joe Biden Lebih Brutal
"Saya telah menandatangani janji untuk mendukung calon dari Partai Republik dan saya akan memenuhi janji tersebut. Dia mendapatkan dukungan saya karena kami tidak dapat kembali ke jalur lama Partai Republik atau menghadirkan kembali bentuk korporatisme yang diwakili oleh Nikki Haley," tambah DeSantis.
DeSantis sebelumnya merupakan pesaing kuat Trump.
Namun, setelah DeSantis mengundurkan diri, Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley menjadi penantang terkuat Trump di antara calon presiden Republik lainnya.
Meskipun meraih posisi ketiga di kaukus Iowa, Haley tetap memiliki impian untuk menghadapi Trump satu lawan satu.
Selama beberapa bulan, pendukung Haley dan koalisi Partai Republik anti-Trump percaya bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan Trump adalah dengan bertarung satu lawan satu dan mengonsolidasikan dukungan di antara oposisi terhadap Trump.
Meskipun DeSantis mundur, belum ada indikasi bahwa ini akan memperluas peluang kemenangan Haley.
Pasalnya, DeSantis sekarang memberikan dukungan kepada Trump dan salah satu mantan pesaingnya, Senator Tim Scott, juga memberikan dukungan kepada Trump.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








