Kemensos Kirim Bantuan Senilai Rp3 Miliar Lebih untuk Korban Banjir di Semarang

AKURAT.CO Kementerian Sosial mendistribusikan bantuan logistik dan mendirikan dapur umum untuk korban banjir di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan, bantuan tersebut dikirimkan secara bertahap ke beberapa titik terdampak banjir di Kota Semarang dan sekitarnya.
"Saya juga telah mengirim tim untuk memberikan dukungan dari sisi logistik dan shelter. Jadi Kementerian Sosial terlibat di dalam penyediaan logistik dan shelter pada masa-masa kedaruratan," katanya, melalui keterangan resmi, Kamis (30/10/2025).
Baca Juga: Kemensos Finalisasi Penerima BLTS Rp31,54 Triliun, Gus Ipul Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Sebagai informasi, banjir yang melanda Semarang sudah terjadi sepekan, merendam sebagian wilayah Gayamsari, Genuk, Pedurungan, Semarang Utara dan Semarang Timur. Dengan ketinggian air bervariasi antara 10-80 sentimeter.
Bantuan logistik berupa makanan, tenda, kasur, selimut, family kit serta pakaian dewasa dan anak berasal dari APBN Kemensos. Didistribusikan melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
"Kita telah mengirim berbagai kebutuhan-kebutuhan di masa kedaruratan ini, kebutuhan logistik. Ada tenda, ada makanan siap saji, ada obat-obatan. Ada juga family kit, pakaian untuk anak-anak, pakaian untuk orang tua, kebutuhan-kebutuhan perempuan yang menjadi prioritas,," jelas Saifullah.
Baca Juga: Kemensos Fokus Pemulihan Psikososial dan Penyaluran Santunan Korban Ponpes Al Khoziny
Hingga saat ini tercatat total nilai bantuan logistik penanganan bencana banjir di Semarang sebesar Rp3.691.028.500.
Berikut daftar bantuan logistik penanganan bencana banjir Semarang:
1. Makanan Siap Saji: 5.000 paket
2. Makanan Anak: 2.000 paket
3. Lauk Pauk Siap Saji: 5.000 paket
4. Kidware: 1.000 paket
5. Family Kit: 1.000 paket
6. Tenda Gulung: 1.000 lembar
7. Selimut: 1.000 lembar
8. Sandang Dewasa: 300 paket
9. Kasur: 500 lembar
10. Lampu Emergency: 20 unit
11. Tenda Keluarga: 100 unit
12. Tenda Serbaguna: 10 unit
13. Toilet Portable: empat unit.
Kemensos juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendirikan dapur umum selama masa tanggap darurat banjir di Kota Semarang. Didirikan di dua titik yaitu Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Gayamsari.
Baca Juga: Kemensos Penuhi Kebutuhan Dasar Ribuan Warga Terdampak Banjir Bandang di Nagekeo
"Kemudian juga ada dapur umum. Nanti kalau memang perlu tenda pengungsian, disiapkan tenda pengungsian lalu ada layanan psikososial. Jadi, kita sudah punya dukungan-dukungan dalam rangka situasi kedaruratan," ujar Saifullah.
Bencana banjir tidak hanya mengakibatkan kerugian materiil akibat barang dan bangunan yang terendam air.
Berdasarkan data BPBD Kota Semarang, hingga Rabu (29/10/2025), tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam, sementara satu orang masih hilang setelah terseret arus sungai.
Baca Juga: Mensos Paparkan Tiga Program Utama Kemensos 2026, Targetkan 300 Ribu Keluarga Naik Kelas
Merespons hal tersebut, menurut Saifullah, Kemensos akan memberikan dukungan berupa santunan kepada ahli waris. Adapun, korban luka akan mendapatkan dukungan pengobatan hingga pemberdayaan.
"Untuk korban (banjir) meninggal, misalnya, itu juga ada santunan, kepada yang luka-luka pun juga ada dukungan untuk pengobatan. Setelah itu kita akan coba asesmen, kalau memang butuh pemberdayaan, kita akan tindaklanjuti dengan program pemberdayaan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok
- 10DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda







