Akurat Logo

Prediksi Skor Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026: The Reds Diunggulkan

Idham Nur Indrajaya | 28 Oktober 2026, 18:56 WIB
Prediksi Skor Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026: The Reds Diunggulkan
Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026: simak skor Sports Mole, Football Whispers, Forebet, lineup, dan jadwal Carabao Cup. - Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Liverpool sedang menikmati momentum positif, tetapi laga melawan Chelsea di Carabao Cup tidak akan otomatis menjadi pertandingan mudah. The Reds harus mempertimbangkan rotasi pemain menjelang duel melawan Arsenal, sementara Chelsea datang dengan misi bangkit setelah kalah dari Tottenham Hotspur.

Pertandingan Liverpool vs Chelsea pada putaran keempat Carabao Cup 2026-2027 akan berlangsung di Anfield, Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 03.00 WIB. Kedua tim memburu tiket ke perempat final, tetapi kondisi terkini membuat Liverpool sedikit lebih diunggulkan.

Tren empat kemenangan beruntun dan keuntungan bermain di kandang menjadi modal penting bagi The Reds. Namun, potensi rotasi dan kemampuan Chelsea memanfaatkan celah pertahanan tuan rumah bisa membuat pertandingan berlangsung ketat.

Mengapa Liverpool Lebih Diunggulkan atas Chelsea?

Liverpool memasuki pertandingan ini dengan modal empat kemenangan beruntun di semua kompetisi. Hasil teranyar mereka adalah kemenangan 2-0 atas Brighton pada 25 Oktober 2026, yang sekaligus mengakhiri catatan lima pertandingan tanpa clean sheet.

Kemenangan tersebut menjadi sinyal positif bagi lini pertahanan Liverpool. Mereka tidak hanya mampu mencetak gol, tetapi juga berhasil menjaga gawang tetap aman setelah sebelumnya beberapa kali kebobolan.

Sebelum menghadapi Brighton, Liverpool menunjukkan daya juang ketika mengalahkan Villarreal 4-3 di Liga Champions. Mereka sempat tertinggal dua gol pada awal pertandingan sebelum membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan.

Liverpool juga mengalahkan Brentford dengan skor 2-1 serta LASK Linz dengan skor 6-3. Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan kemampuan menyerang yang produktif, meskipun jumlah gol yang tercipta tidak selalu mencerminkan kestabilan pertahanan.

Kekalahan 0-3 dari Manchester City pada 11 Oktober menjadi satu-satunya hasil negatif Liverpool dalam rangkaian pertandingan yang disebutkan pada narasi sumber. Hasil tersebut tetap relevan karena menunjukkan bahwa The Reds dapat mengalami kesulitan ketika menghadapi tekanan lawan yang efektif.

Faktor Anfield turut memperkuat posisi Liverpool. Bermain di kandang memberikan keuntungan dari sisi dukungan suporter dan familiaritas dengan lingkungan pertandingan, tetapi keunggulan tersebut tetap harus diterjemahkan menjadi permainan yang efektif.

Ada satu hal yang perlu diperhatikan: Liverpool diperkirakan melakukan rotasi menjelang pertandingan Premier League melawan Arsenal. Artinya, tren kemenangan mereka perlu dibaca bersama kemungkinan perubahan susunan pemain, bukan dijadikan satu-satunya dasar untuk memprediksi hasil.

Baca Juga: Prediksi Skor Milan vs Bologna 29 Oktober 2026: Rossoneri Diunggulkan

Baca Juga: Prediksi Venezia vs Inter Milan 29 Oktober 2026: Nerazzurri Diunggulkan

Bisakah Chelsea Memberikan Perlawanan di Anfield?

Chelsea datang setelah kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur pada 24 Oktober 2026. Kekalahan tersebut menjadi pukulan karena mereka gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang dan tidak mampu mencetak gol.

Meski begitu, performa Chelsea dalam beberapa pertandingan sebelumnya menunjukkan bahwa mereka tetap mempunyai potensi menyerang. The Blues mengalahkan Everton 2-0 dan Bournemouth 5-1 sebelum menghadapi periode hasil yang kurang stabil.

Chelsea juga menang atas Luton Town dan Leeds United dalam perjalanan menuju putaran keempat Carabao Cup, menurut narasi pertandingan yang diberikan. Hasil tersebut menjadi modal untuk menilai bahwa mereka mampu melewati lawan di kompetisi ini.

Masalah terbesar Chelsea menjelang lawatan ke Anfield adalah absennya Cole Palmer akibat skorsing setelah menerima kartu merah saat melawan Tottenham. Kehilangan pemain tersebut dapat memengaruhi kreativitas dan variasi serangan, terutama ketika Chelsea membutuhkan pemain yang mampu membuka ruang atau menciptakan peluang.

João Pedro juga disebut mengalami cedera paha dan diperkirakan absen selama beberapa pekan. Kondisi tersebut mempersempit pilihan di lini depan dan membuat Xabi Alonso perlu mempertimbangkan kombinasi pemain alternatif.

Estevão Willian berpeluang mendapatkan peran lebih besar. Kecepatan dan kemampuannya menghadapi pemain bertahan dapat menjadi salah satu pilihan Chelsea untuk menciptakan ancaman dari sisi lapangan, meskipun efektivitasnya dalam pertandingan nanti belum dapat dipastikan.

Chelsea juga perlu memperbaiki koordinasi pertahanan setelah kesulitan menghadapi Tottenham. Jika mereka terlalu sering kehilangan bola ketika membangun serangan, Liverpool berpeluang memanfaatkan ruang yang terbuka untuk melakukan serangan balik.

Dengan kondisi tersebut, peluang Chelsea untuk mencetak gol tetap terbuka. Namun, untuk membawa pulang kemenangan, mereka perlu menyeimbangkan kebutuhan menyerang dengan kedisiplinan menjaga pertahanan.

Prediksi Starting XI Liverpool vs Chelsea

Rotasi diperkirakan menjadi salah satu faktor penting dalam penentuan susunan pemain kedua tim. Liverpool harus mempertimbangkan jadwal melawan Arsenal, sedangkan Chelsea perlu mencari kombinasi terbaik untuk mengatasi absennya beberapa pemain.

Berikut prediksi starting XI Liverpool vs Chelsea berdasarkan narasi sumber.

Liverpool (4-2-3-1): Giorgi Mamardashvili; Julián Araujo, Jeremy Jacquet, Joe Gomez, Milos Kerkez; Trey Nyoni, Alexis Mac Allister; Rio Ngumoha, James McConnell, Cody Gakpo; Lewis Koumas.

Pelatih: Andoni Iraola.

Chelsea (4-3-3): Mike Penders; Malo Gusto, Wesley Fofana, Levi Colwill, Palestra; Moises Caicedo, Romeo Lavia, Valentin Barco; Estevão Willian, Welbeck, Rogers.

Pelatih: Xabi Alonso.

Susunan tersebut merupakan prediksi, bukan lineup resmi. Perubahan masih mungkin terjadi bergantung pada kondisi kebugaran pemain dan keputusan pelatih menjelang pertandingan.

Di kubu Liverpool, Alisson Becker dan Virgil van Dijk berpeluang diistirahatkan. Cody Gakpo dan Rio Ngumoha diperkirakan memiliki peran penting di lini depan, sedangkan James McConnell dan Lewis Koumas berpeluang tampil sejak awal.

Florian Wirtz dan Victor Munoz disebut masih diragukan tampil. Sementara itu, Conor Bradley, Hugo Ekitike, Jeremie Frimpong, Giovanni Leoni, dan Dominik Szoboszlai dipastikan absen akibat cedera berdasarkan informasi dalam narasi sumber.

Chelsea tidak dapat memainkan Palmer karena skorsing. Reece James dan Emiliano Martinez juga disebut absen akibat cedera, sedangkan João Pedro, Pep Chavarria, Emmanuel Emegha, dan Jamie Gittens masih harus menjalani pemeriksaan kebugaran dalam informasi awal yang diberikan.

Kondisi tersebut membuat susunan pemain kedua tim perlu dibaca sebagai perkiraan. Kepastian mengenai pemain yang benar-benar tampil harus menunggu pengumuman lineup resmi.

Apa Kata Andoni Iraola dan Xabi Alonso Jelang Pertandingan?

Rotasi pemain bukan sekadar kemungkinan taktis bagi Liverpool, melainkan kebutuhan untuk mengelola jadwal yang padat. Andoni Iraola telah mengisyaratkan bahwa perubahan susunan pemain perlu dilakukan untuk menyesuaikan kondisi tim.

Dalam konferensi pers prapertandingan yang dikutip Liverpool FC, Iraola mengatakan, “Bukan karena kami memiliki banyak pilihan, tetapi karena kami perlu melakukan rotasi.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perubahan pemain tidak selalu berarti Liverpool meremehkan Carabao Cup. Pelatih perlu menjaga kebugaran skuad sekaligus memastikan tim tetap mampu bersaing dalam beberapa kompetisi.

Dari kubu Chelsea, Xabi Alonso menyoroti kualitas Emmanuel Emegha ketika membicarakan opsi penyerang. Dalam konferensi pers prapertandingan yang dimuat situs resmi Chelsea, Alonso menyatakan, “Penting bagi kami untuk memilikinya karena dia memiliki kualitas khusus.”

Alonso juga mengonfirmasi bahwa João Pedro akan absen selama beberapa pekan akibat cedera paha. Situasi tersebut membuat pilihan di lini depan menjadi perhatian utama Chelsea menjelang pertandingan di Anfield.

Kedua pernyataan itu memperlihatkan persoalan yang berbeda. Liverpool perlu mengatur rotasi tanpa kehilangan keseimbangan permainan, sedangkan Chelsea harus menemukan alternatif serangan ketika sejumlah pemain tidak tersedia.

Head to Head Liverpool vs Chelsea

Rekam jejak pertemuan terakhir Liverpool dan Chelsea memperlihatkan persaingan yang tidak selalu berjalan satu arah.

Berikut lima pertemuan terakhir kedua tim berdasarkan narasi sumber:

  • 9 Mei 2026: Liverpool 1-1 Chelsea.

  • 4 Oktober 2025: Chelsea 2-1 Liverpool.

  • 4 Mei 2025: Chelsea 3-1 Liverpool.

  • 20 Oktober 2024: Liverpool 2-1 Chelsea.

  • 25 Februari 2024: Chelsea 0-1 Liverpool setelah extra time.

Dari lima pertandingan tersebut, Liverpool mencatat satu kemenangan dalam waktu normal, satu kemenangan setelah extra time, dua kekalahan, dan satu hasil imbang. Catatan ini menunjukkan bahwa Chelsea juga pernah menyulitkan Liverpool, sehingga keunggulan tuan rumah tidak dapat dianggap sebagai jaminan kemenangan.

Hasil head to head tetap berguna untuk memberikan konteks, tetapi kondisi skuad dan performa terkini lebih relevan untuk menilai pertandingan yang akan berlangsung. Perubahan pemain, strategi, dan jadwal kompetisi membuat setiap pertemuan memiliki tantangan tersendiri.

Performa Terakhir Liverpool dan Chelsea

Performa terkini menjadi salah satu dasar penting untuk membandingkan kesiapan kedua tim. Liverpool memiliki tren hasil yang lebih positif, sedangkan Chelsea masih menunjukkan inkonsistensi.

Lima pertandingan terakhir Liverpool:

  • 25 Oktober 2026: Liverpool 2-0 Brighton.

  • 21 Oktober 2026: Liverpool 4-3 Villarreal.

  • 17 Oktober 2026: Brentford 1-2 Liverpool.

  • 14 Oktober 2026: LASK Linz 3-6 Liverpool.

  • 11 Oktober 2026: Liverpool 0-3 Manchester City.

Dalam lima pertandingan tersebut, Liverpool mencetak 14 gol dan kebobolan sembilan gol. Produktivitas itu menunjukkan kekuatan serangan mereka, tetapi jumlah kebobolan juga mengingatkan bahwa pertahanan The Reds belum selalu konsisten.

Lima pertandingan terakhir Chelsea:

  • 24 Oktober 2026: Chelsea 0-2 Tottenham.

  • 17 Oktober 2026: Everton 0-2 Chelsea.

  • 10 Oktober 2026: Chelsea 5-1 Bournemouth.

  • 19 September 2026: Brentford 3-0 Chelsea.

  • 12 September 2026: Chelsea 2-2 Hull City.

Dalam lima pertandingan tersebut, Chelsea mencetak sembilan gol dan kebobolan delapan gol. Mereka mampu menghasilkan kemenangan dengan selisih besar ketika serangan berjalan efektif, tetapi juga pernah kesulitan mencetak gol dan menjaga pertahanan.

Perbandingan ini mendukung keunggulan Liverpool dari sisi momentum. Namun, data tersebut tidak cukup untuk memastikan bahwa Liverpool akan menang dengan skor besar, terlebih jika rotasi mengubah komposisi pemain yang biasa tampil bersama.

Faktor Penentu Prediksi Liverpool vs Chelsea

Ada beberapa faktor yang dapat menentukan apakah Liverpool mampu mengamankan kemenangan atau justru menghadapi perlawanan ketat dari Chelsea.

Pertama, gol pembuka. Jika Liverpool mencetak gol lebih dahulu, Chelsea mungkin harus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Situasi tersebut dapat membuka ruang bagi tuan rumah untuk melancarkan serangan balik.

Kedua, efektivitas lini depan Chelsea. Tanpa Palmer dan João Pedro yang disebut absen, Chelsea perlu memaksimalkan opsi pemain yang tersedia. Kemampuan Estevão Willian dan rekan-rekannya memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting jika mereka ingin mencetak gol di Anfield.

Ketiga, koordinasi pertahanan Liverpool. Rotasi dapat memberikan kesempatan kepada pemain lain, tetapi pergantian komposisi juga menuntut adaptasi. Jika koordinasi antarpemain belum optimal, Chelsea berpeluang menemukan ruang untuk menyerang.

Keempat, pengelolaan pertandingan. Liverpool tidak harus selalu bermain terbuka untuk membuktikan keunggulan mereka. Jika sudah unggul, menjaga penguasaan bola dan membatasi peluang Chelsea bisa menjadi pendekatan yang lebih efektif daripada terus mengambil risiko menyerang.

Sebagai ilustrasi, jika Liverpool unggul 1-0 pada babak pertama, Chelsea kemungkinan perlu mengambil lebih banyak inisiatif setelah turun minum. Hal itu dapat meningkatkan peluang terjadinya gol tambahan, baik untuk menyamakan kedudukan maupun memperlebar keunggulan tuan rumah.

Sebaliknya, jika Chelsea mencetak gol lebih dahulu, Liverpool akan menghadapi tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Kemampuan The Reds mengatasi situasi tersebut akan menjadi ujian bagi pemain yang mendapat kesempatan tampil akibat rotasi.

Dari sejumlah skenario itu, kemenangan tipis Liverpool tetap menjadi pilihan yang cukup masuk akal. The Reds memiliki momentum lebih baik, tetapi potensi perubahan susunan pemain membuat kemenangan dengan selisih satu gol terasa lebih realistis daripada mengasumsikan pertandingan akan berjalan mudah.

Jadwal Liverpool vs Chelsea dan Live Streaming

Berikut informasi pertandingan Liverpool vs Chelsea pada putaran keempat Carabao Cup 2026-2027.

  • Kompetisi: EFL Cup / Carabao Cup 2026-2027.

  • Pertandingan: Liverpool vs Chelsea.

  • Stadion: Anfield.

  • Hari, tanggal: Kamis, 29 Oktober 2026.

  • Kick-off: 03.00 WIB.

  • Live streaming: Vidio, sesuai informasi yang diberikan dalam narasi sumber.

Penggemar sepak bola di Indonesia perlu memperhatikan waktu kick-off karena pertandingan berlangsung dini hari WIB. Informasi ketersediaan siaran dan akses pertandingan dapat diperiksa melalui platform Vidio menjelang laga.

Pertandingan ini penting bagi kedua tim karena kemenangan akan membawa mereka semakin dekat ke gelar Carabao Cup. Bagi Liverpool, laga kandang menjadi kesempatan melanjutkan tren positif, sedangkan Chelsea membutuhkan hasil yang dapat memulihkan kepercayaan diri setelah kekalahan dari Tottenham.

Prediksi Skor Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026

Prediksi skor Liverpool vs Chelsea dari tiga sumber eksternal menunjukkan bahwa pertandingan ini berpotensi menghasilkan beberapa gol. Sports Mole dan Football Whispers sama-sama mengunggulkan Liverpool, sedangkan Forebet memperkirakan kedua tim bermain imbang dalam waktu normal.

Berikut seluruh prediksi skor Liverpool vs Chelsea yang tercantum dalam narasi sumber.

Sumber prediksi

Prediksi skor

Sports Mole

Liverpool 3-2 Chelsea

Football Whispers

Liverpool 3-1 Chelsea

Forebet

Liverpool 2-2 Chelsea

Prediksi redaksi

Liverpool 2-1 Chelsea

Sports Mole memprediksi Liverpool menang 3-2. Skor tersebut menggambarkan kemungkinan pertandingan terbuka, ketika produktivitas lini depan tuan rumah dapat menjadi pembeda meski mereka berpotensi melakukan rotasi.

Football Whispers memperkirakan Liverpool menang 3-1. Hasil ini menunjukkan skenario ketika The Reds mampu mencetak gol lebih banyak sekaligus membatasi ancaman Chelsea di area pertahanan.

Berbeda dari dua sumber tersebut, Forebet memprediksi pertandingan berakhir imbang 2-2. Skenario ini tetap masuk akal untuk dipertimbangkan karena rotasi Liverpool berpotensi memengaruhi koordinasi antarpemain, sedangkan Chelsea masih mempunyai opsi untuk membangun serangan melalui pemain-pemain yang tersedia.

Sementara itu, prediksi redaksi memilih Liverpool menang 2-1. Skor ini mempertimbangkan keuntungan bermain di Anfield, tren positif tuan rumah, dan absennya Cole Palmer yang berpotensi mengurangi kreativitas serangan Chelsea.

Perbedaan prediksi tersebut memperlihatkan satu hal penting: keunggulan Liverpool tidak serta-merta berarti mereka akan menang dengan selisih besar. Kualitas penyelesaian akhir, komposisi pemain, dan kemampuan kedua tim mengantisipasi perubahan strategi dapat menentukan hasil akhir.

Baca Juga: Prediksi Skor Bayern vs Magdeburg 29 Oktober 2026: Mampukah Die Roten Hindari Kejutan?

Baca Juga: Prediksi Skor Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026: Si Nyonya Tua Incar Kemenangan Beruntun

FAQ

1. Berapa prediksi skor Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026?

Prediksi redaksi untuk pertandingan Liverpool vs Chelsea pada 29 Oktober 2026 adalah Liverpool menang 2-1. Liverpool lebih diunggulkan karena sedang meraih empat kemenangan beruntun dan bermain di Anfield, tetapi rotasi pemain berpotensi membuat pertandingan berlangsung ketat.

2. Siapa yang lebih diunggulkan dalam pertandingan Liverpool vs Chelsea?

Liverpool lebih diunggulkan berdasarkan tren performa terkini dan keuntungan sebagai tuan rumah. Chelsea tetap memiliki peluang memberikan perlawanan, tetapi absennya Cole Palmer dan kondisi João Pedro menjadi tantangan bagi lini serang mereka.

3. Apa prediksi Sports Mole untuk Liverpool vs Chelsea?

Sports Mole memprediksi Liverpool menang 3-2 atas Chelsea. Prediksi tersebut menggambarkan kemungkinan pertandingan dengan banyak gol, terutama jika perubahan susunan pemain memengaruhi keseimbangan pertahanan kedua tim.

4. Bagaimana prediksi Football Whispers dan Forebet?

Football Whispers memprediksi Liverpool menang 3-1, sedangkan Forebet memperkirakan pertandingan berakhir imbang 2-2. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Liverpool lebih banyak diunggulkan, tetapi peluang Chelsea untuk mencetak gol dan mengimbangi permainan tuan rumah tetap terbuka.

5. Siapa saja pemain yang diperkirakan absen dalam laga Liverpool vs Chelsea?

Liverpool diperkirakan tidak diperkuat Conor Bradley, Hugo Ekitike, Jeremie Frimpong, Giovanni Leoni, dan Dominik Szoboszlai akibat cedera. Chelsea kehilangan Cole Palmer karena skorsing, sedangkan Reece James dan João Pedro juga disebut tidak tersedia dalam informasi pertandingan; sejumlah pemain lainnya masih harus menjalani pemeriksaan kebugaran.

6. Liverpool vs Chelsea kick-off jam berapa?

Pertandingan Liverpool vs Chelsea pada putaran keempat Carabao Cup 2026-2027 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 03.00 WIB di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris.

7. Di mana live streaming Liverpool vs Chelsea?

Berdasarkan informasi yang diberikan dalam narasi sumber, pertandingan Liverpool vs Chelsea dapat disaksikan melalui live streaming Vidio. Penonton di Indonesia sebaiknya memeriksa jadwal dan ketersediaan siaran pada platform tersebut menjelang pertandingan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.