Akurat Logo

Buntut Kerusuhan di Laga Lawan Persita, Persija Didenda Rp90 Juta dan Larangan Suporter Tandang Setengah Musim

Dian Eko Prasetio | 21 Oktober 2026, 18:44 WIB
Buntut Kerusuhan di Laga Lawan Persita, Persija Didenda Rp90 Juta dan Larangan Suporter Tandang Setengah Musim
Suporter bersiap melemparkan suar saat terjadi kericuhan di sela pertandingan antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (17/10/2026). ANTARA/Putra M Akbar.

AKURAT.CO, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya resmi melayangkan sanksi tegas kepada Persija Jakarta buntut kerusuhan suporter yang pecah pada pertandingan pekan kelima Super League 2026-2027 melawan Persita Tangerang.

Meski berhasil terhindar dari ancaman sanksi pengurangan poin, skuad berjuluk Macan Kemayoran tersebut harus menerima konsekuensi berat.

Persija dipastikan membayar denda hingga Rp90 juta serta dijatuhi sanksi larangan kehadiran suporter (away) di laga tandang selama setengah musim.

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, dalam sesi jumpa pers di kantor I.Legue, Menara Mandiri II, Jakarta.

Baca Juga: Imbas Kerusuhan Suporter Persita vs Persija, I.League Buka Kemungkinan Pengurangan Poin

Ferry mengungkapkan bahwa keputusan Komdis PSSI ini lahir setelah melalui proses persidangan yang berlangsung cukup sengit.

"Dari hasil sidang Komdis yang rasanya cukup alot karena memakan waktu sampai dua hari, khusus Persija dilarang untuk datang ke pertandingan away selama setengah musim," ujar Ferry Paulus, Rabu (21/10/2026).

Ferry menjelaskan, meski secara teknis perhitungan awal melingkupi enam laga, sanksi larangan pendampingan suporter ini berlaku penuh untuk seluruh laga tandang Persija pada putaran pertama Super League.

Selain larangan bagi The Jakmania, Persija juga dijatuhi denda sebesar Rp30 juta akibat rentetan keributan antarsuporter tersebut.

Tak berhenti di situ, beban finansial Macan Kemayoran makin bengkak akibat ulah oknum penonton di tribun yang nekat menyalakan serta melemparkan bahan peledak saat pertandingan berlangsung. Akibatnya, Komdis PSSI menambah hukuman denda sebesar Rp60 juta.

"Ada beberapa keputusan denda juga yang dibebankan kepada Persija tentang pelanggaran penyalaan petasan sebanyak tiga kali serta pelemparan flare. Sehingga suporter The Jak atau Persija dinyatakan dan diharuskan membayar denda sebesar Rp60 juta," tegas Ferry.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.