Presiden UEFA Aleksander Ceferin Tegaskan Tak Berminat Gantikan Gianni Infantino

AKURAT.CO, Presiden Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, secara terbuka menyatakan bahwa ia tak berminat menggantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA.
Pun demikian, Aleksander Ceferin berharap ada figur yang bakal menantang Gianni Infantino pada pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031 di Rabat, Maroko, Maret mendatang.
"Saya tak tertarik (menggantikan Infantino) karena dua alasan. Alasan pertama adalah saya mencintai UEFA dan saya senang bekerja di sini, dan saya kira pada titik tertentu, ini masanya untuk sedikit menikmati hidup," kata Aleksander Ceferin dipetik dari BBC.
"Poin kedua adalah, kredibilitas saya jauh, jauh lebih besar jika saya tak tertarik pada posisi itu."
Wacana penggeseran Gianni Infantino dari kursi Presiden FIFA mencuat pasca diluncurkannya proposal penjualan saham Piala Dunia melalui FIFA Forward Enterprise (FFE) beberapa waktu lalu.
UEFA adalah yang paling pertama dan keras menentang FFE. Mereka menganggap Infantino "menggadaikan jiwa independensi FIFA" dengan FFE.
Ceferin bahkan meminta Infantino untuk mundur dari jabatannya. Pria berkebangsaan Slovenia berusia 57 tahun itu menganggap Infantino sudah kehilangan dukungan untuk pemilihan Presiden FIFA Maret tahun depan.
https://www.akurat.co/bola/880975/uefa-concacaf-afc-kompak-minta-gianni-infantino-mundur-melalui-surat-terbuka
"Satu pilihan adalah dia sadar bahwa dia tidak mendapat dukungan, dan bukan hanya dukungan politik mereka yang memilih, tetapi dukungan politik komunitas sepakbola, dukungan penggemar, dukungan politik pemain, mantan pemain, para pelatih," kata Ceferin.
"Dan pilihan kedua adalah dia maju ke pemilihan Maret, tapi dalam situasi itu, saya kira dia akan punya kandidat penantang. Saya belum tahu siapa."
Ceferin menyadari bahwa Infantino melalui FIFA berusaha menggambarkan UEFA sebagai pihak "arogan" perwakilan benua Eropa yang cenderung mapan.
Pada saat yang sama, Infantino memanfaatkan gerakan menurunkan dana FIFA ke negara-negara kecil yang dilakukannya selama ini sebagai keunggulan kepemimpinannya.
"Mereka (FIFA) memainkan, Anda tahu, '(betapa) arogan Eropa menentang kita, mereka punya uang, tetapi saya membantu yang kecil dan miskin'," kata Ceferin menggambarkan narasi perlawanan Infantino dan FIFA terhadap UEFA.
"Tetapi saya kira seseorang harus mengingatkan dia bahwa dia adalah orang Eropa, dia didukung oleh Eropa, yang dia lupa."
Infantino sejatinya benar dengan argumen membantu negara-negara yang sepakbolanya belum mapan. Indonesia adalah salah satu yang kecipratan duit FIFA melalui Infantino untuk pembangunan Pusat Pelatihan Tim Nasional Indonesia di IKN.
Atas jasa tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara terbuka menyatakan dukungan untuk Infantino pada Kongres FIFA mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian







