Bos La Liga: Waktu Gianni Infantino di FIFA Sudah Habis, Dia Seharusnya Lengser
AKURAT.CO, Perlawanan agar Gianni Infantino lengser dari jabatannya sebagai Presiden FIFA kembali mengemuka. Kali ini disampaikan oleh bos La Liga Spanyol, Javier Tebas.
Dipetik dari BBC, Javier Tebas menyoroti buruknya kepemimpinan Gianni Infantino dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Di antaranya adalah soal jeda hidrasi dan penangguhan kartu merah terhadap Folarin Balogun.
Tebas juga mengkritik pertunjukan hiburan di masa istirahat pada laga final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, akhir pekan lalu. Hal lainnya adalah rencana Gianni Infantino mengembangkan peserta Piala Dunia menjadi 64 negara.
“Menurut saya, ya, saya kira waktunya (Gianni Infantino di FIFA) sudah habis,” kata Javier Tebas.
Salah satu insiden yang membuat posisi Infantino dalam risiko adalah dikabulkannya penangguhan kartu merah penyerang Tim Nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Penangguhan itu didahului dengan pengakuan terbuka Presiden AS, Donald Trump, bahwa ia menghubungi Infantino untuk meninjau ulang kartu merah Folarin Balogun.
Balogun akhirnya diizinkan bermain melawan Belgia di babak 16 besar. Tebas menganggap keberhasilan Belgia mengalahkan AS di satu sisi menyelamatkan Infantino dari kritik berterusan.
“Penangguhan hukuman terhadap pemain Amerika benar-benar serius,” kata Tebas.
“Mereka beruntun Belgia menyingkirkan AS, karena sebaliknya kasus tersebut bisa membesar yang mungkin bisa memengaruhi pekerjaan Infantino.
“Sejak Belgia menang, mereka berupaya mengubur masalah itu. Tetapi ini hanyalah puncak gunung es.”
Tebas juga menyesalkan kritik terhadap Infantino dalam kasus Balogun tidak diikuti dengan tindakan. Menurutnya, ketiadaan tindakan tersebut turut merusak sepakbola.
“Beberapa hari terakhir di Amerika, saya mendengar banyak orang menentang Infantino, yang tidak setuju dengan apa yang dilakukannya,” ucap Tebas.
“Mereka mengatakannya (kritik terhadap Infantino), tetapi kemudian mereka tak melakukan apa-apa. Saya tak tahu apa yang lebih buruk, diam atau pembiaran, karena mereka yang diam benar-benar sadar bahwa sepakbola menderita karena kerusakan.”
Pun demikian, Tebas memperkirakan Infantino masih akan kembali terpilih pada Kongres FIFA terdekat yang akan digelar di Rabat, Maroko, Maret mendatang. Pasalnya, pria asal Swiss itu didukung oleh mayoritas anggota FIFA.
“Tak ada kandidat oposisi, tak ada yang mau maju hanya untuk kalah,” kata Tebas. “Dia tidak seharusnya bertahan, tetapi situasi sekarang berarti dia tidak akan pergi.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR







