PSSI Kecam Keras Hujatan kepada Beckham Putra, Minta Rivalitas Klub Tak Dibawa ke Timnas

AKURAT.CO, PSSI menyampaikan kecaman keras terhadap insiden yang menimpa winger Timnas Indonesia, Beckham Putra, usai pertandingan melawan Mozambik dalam FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menilai tindakan oknum suporter yang melontarkan makian dan provokasi kepada Beckham Putra merupakan perilaku yang tidak pantas terjadi di lingkungan Timnas Indonesia.
"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," kata Yunus Nusi melalui keterangan resminya.
Menurut Yunus, Beckham merupakan aset penting bagi sepakbola Indonesia sehingga sudah seharusnya mendapatkan dukungan saat membela Merah Putih.
"Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut," ucap Yunus Nusi.
Yunus menegaskan bahwa rivalitas yang terjadi di level klub seharusnya tidak terbawa ke Timnas Indonesia. Ia mengingatkan bahwa seluruh pemain yang mengenakan seragam Garuda datang dengan tujuan yang sama, yakni mengharumkan nama bangsa.
"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia."
"Jangan sampai rivalitas tersebut membuat kita melakukan hal-hal yang tidak baik kepada pihak lain. Apa pun klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Championship, jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia," kata pria yang juga politisi itu.
Lebih lanjut, Yunus menekankan bahwa pemain membutuhkan lingkungan yang nyaman agar bisa menampilkan performa terbaik saat memperkuat Indonesia.
"Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya," kata Yunus.
"Ke depan, jangan sampai kondisi psikologis mereka mendapat tekanan seperti ini."
Menurut Yunus, insiden terhadap Beckham menjadi pengingat bahwa dukungan kepada Timnas Indonesia harus berada di atas segala rivalitas klub yang ada di kompetisi domestik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Perbedaan Digital Citizen dan Citizen Journalism: Pengertian serta Karakteristiknya
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







