Ruud Van Nistelrooy Mengaku Tersakiti karena Lepas Posisinya sebagai Pelatih Sementara MU

AKURAT.CO, Ruud Van Nistelrooy mengaku “tersakiti” dengan keputusan Manchester United (MU) yang melepasnya dari posisi sebagai pelatih sementara. Namun, ia menerimanya setelah bicara dengan pelatih yang menggantikannya, Ruben Amorim.
“Saya kecewa, ya, sangat, dan rasanya sakit saya harus pergi (dari MU),” kata Ruud Van Nistelrooy sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Satu-satunya pekerjaan yang saya ambil sebagai asisten (pelatih) adalah di United karena ikatan yang saya punya dengan orang-orang di klub dan pendukung.”
Baca Juga: Bertahan di Inggris, Ruud Van Nistelrooy Dikabarkan Bakal Latih Leicester City
Pun demikian, Ruud Van Nistelrooy yang kini mendapat posisi sebagai Pelatih Leicester City menyebut bahwa pembicaraan dengan Ruben Amorim membuatnya mengerti dengan keputusan MU.
“Tetapi pada akhirnya saya memikirkannya lagi karena saya juga mengerti manajer yang baru. Saya bicara dengan Ruben soal ini, pembicaraannya patut disyukuri, orang per orang, antar pribadi, manajer ke manajer,” kata Nistelrooy.
“Dan itu membantu saya banyak untuk langsung bergerak maju ke dalam percakapan dengan kemungkinan-kemungkinan baru yang tentu saja mengangkat semangat saya.”
Nistelrooy pantas kecewa karena ia cukup baik memimpin MU di empat laga sebagai pengganti Erik Ten Hag. Pelatih asal Belanda berusia 48 tahun tersebut membawa Setan Merah menang tiga kali dan imbang sekali.
Hanya saja, agaknya empat laga tersebut memberi berkah tersendiri bagi penyerang yang pernah bermain untuk PSV Eindhoven dan Real Madrid itu. Sebab, tak sampai tiga pekan setelah meninggalkan MU, Nistelrooy direkrut Leicester City.
Baca Juga: Sisa Satu Laga sebagai Pelatih Sementara MU, Ruud Van Nistelrooy Ogah Pikirkan Masa Depan
Kini Nistelrooy bersiap untuk memimpin pertandingan perdananya sebagai Pelatih Leicester dengan laga kandang menghadapi West Ham United di Stadion King Power, Leicester, Inggris, Selasa (2/12) atau Rabu dini hari WIB.
Nistelrooy berusaha “mengerek” Leicester yang saat ini berselisih satu angka saja dari zona turun kasta Liga Primer Inggris 2024-2025. Selain itu, The Foxes juga baru saja kalah 1-4 kontra Brentford.
Menangani tim papan bawah, Nistelrooy mengatakan bahwa ia sudah punya pengalaman semasa bermain. Mantan pemain Tim Nasional Belanda itu mengingatkan bahwa ia bermain di klub kecil di Belanda di awal-awal kariernya.
“Mereka melihat (saya bermain) di Real Madrid, Manchester United, tetapi tiga musim pertama saya di kasta kedua Belanda dengan klub bernama Den Bosch,” kata Nistelrooy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 4Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 5Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 6Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 7UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil








