Akurat Logo

Asian Games: Tertinggal 0-2 Atas China di Final, Indonesia Di Ambang Kekalahan Bulutangkis Beregu Putra

Dian Eko Prasetio | 24 September 2026, 17:51 WIB
Asian Games: Tertinggal 0-2 Atas China di Final, Indonesia Di Ambang Kekalahan Bulutangkis Beregu Putra
Ekspresi pebulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, seusai gagal mengembalikan kok ke Liang Wei Keng dan Wang Chang pada final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). ANTARA FOTO/Fauzan.

AKURAT.CO, Langkah tim bulutangkis beregu putra Indonesia untuk mengamankan medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berada dalam situasi krusial.

Skuad Merah Putih sementara tertinggal 0-2 dari tim kuat, China, pada laga pamungkas yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026).

Indonesia harus merelakan partai pembuka setelah tunggal putra utama, Jonatan Christie, dipaksa menyerah dari pebulutangkis andalan China, Shi Yu Qi. Jonatan takluk dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 18-21.

Usai laga, pebulutangkis yang akrab disapa Jojo tersebut tak sanggup menyembunyikan rasa kecewanya lantaran belum mampu menyumbangkan satupun poin bagi Indonesia di sepanjang nomor beregu kali ini.

Baca Juga: Asian Games: Tekuk Thailand, Skuad Bulutangkis Putra Indonesia Segel Final Sekaligus Peluang Emas Pertama

"Pertama-tama pastinya saya mengucapkan permohonan maaf karena belum sekalipun bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia. Jujur, sangat-sangat kecewa dengan penampilan saya di partai beregu kali ini," kata Jonatan.

Jojo membeberkan bahwa dirinya telah berupaya mendongkrak semangat tempur serta memperbaiki kesalahan dari laga-laga sebelumnya. Namun performa di lapangan belum cukup untuk membendung Shi Yu Qi.

"Saya sudah coba untuk bermain lebih agresif, saya coba bermain untuk fighting spirit-nya ditambah lagi, tapi itu saja belum cukup. Memang masih banyak kurangnya, masih banyak kesalahannya," jelas Jojo.

"Masih jauh dari apa yang saya harapkan, apa yang saya siapkan juga. Dari main pertama, main kedua, kekalahan demi kekalahan, saya sudah coba untuk improve. Saya belajar dari kemarin kurangnya apa, hari ini saya coba lagi. Tapi ya balik lagi itu tidak cukup."

Menatap nomor perorangan mendatang, Jojo menegaskan bakal memanfaatkan jeda waktu untuk memulihkan kondisi mental dan fokusnya.

"Untuk saat ini saya rasa saya perlu untuk menenangkan diri dulu. Saya harap dengan besok mungkin ada rest satu hari, bisa sedikit banyak membantu persiapan untuk pertandingan di individual," sambungnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.