Akurat Logo

Punya Pengalaman Kredit Bermasalah, KB Bank Kini Pilih Kualitas Dibanding Volume

Idham Nur Indrajaya | 24 September 2026, 18:06 WIB
Punya Pengalaman Kredit Bermasalah, KB Bank Kini Pilih Kualitas Dibanding Volume
KB Bank mengutamakan kualitas dibanding volume setelah menghadapi kredit bermasalah, dengan strategi berbasis ekosistem dan Transaction Banking. - dok. Akurat

AKURAT.CO Pertumbuhan kredit sering menjadi salah satu ukuran yang paling mudah terlihat ketika menilai ekspansi sebuah bank. Namun, semakin besar angka penyaluran belum tentu berarti semakin sehat bisnis yang dibangun. Bagi KB Bank, pengalaman menghadapi sejumlah kredit bermasalah menjadi salah satu alasan perusahaan kini lebih menekankan kualitas dibanding sekadar mengejar volume.

Dalam transformasinya, KB Bank tidak hanya ingin memperbesar pembiayaan, tetapi juga membangun hubungan perbankan yang lebih dalam dengan nasabah. Pendekatan tersebut dilakukan melalui prinsip quality before volume, strategi berbasis ekosistem, serta penguatan Transaction Banking sebagai bagian dari upaya menjadi main operating bank bagi nasabah.

Mengapa KB Bank Kini Menekankan Kualitas Kredit?

Direktur Wholesale Banking KB Bank Widodo Suryadi mengatakan perusahaan kini memberikan perhatian lebih besar terhadap kualitas portofolio. Menurutnya, pengalaman menghadapi sejumlah kredit bermasalah membuat bank perlu memperbaiki kualitas sebelum melakukan ekspansi lebih jauh.

“Kalau kami mau scale up itu harus kami perbaiki dulu,” kata Widodo dalam Media Workshop KB Bank di Jakarta, Kamis, 24 September 2026.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis bagi KB Bank tidak semata-mata diterjemahkan sebagai peningkatan jumlah kredit yang disalurkan. Ada tahapan yang harus diperhatikan sebelum ekspansi dilakukan lebih besar, terutama terkait kualitas kredit dan kesehatan portofolio.

Widodo menegaskan prinsip yang digunakan KB Bank adalah quality before volume. Artinya, bank ingin memastikan kualitas bisnis dan nasabah terlebih dahulu sebelum mengejar pertumbuhan dalam skala yang lebih besar.

Pendekatan ini juga berkaitan dengan perubahan cara KB Bank melihat hubungan dengan nasabah. Bank tidak hanya menempatkan kredit sebagai produk utama, melainkan berupaya memahami keseluruhan aktivitas bisnis nasabah, mulai dari arus kas hingga transaksi dengan perusahaan lain dalam rantai pasok.

Baca Juga: El Nino Bisa Tekan Kualitas Kredit, OJK Minta Perbankan Siapkan Langkah Antisipasi

Baca Juga: Allianz dan Maybank Tawarkan Investasi Saham Global Berbasis USD, Ada Potensi Pendapatan Bulanan

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.