Punya Pengalaman Kredit Bermasalah, KB Bank Kini Pilih Kualitas Dibanding Volume

AKURAT.CO Pertumbuhan kredit sering menjadi salah satu ukuran yang paling mudah terlihat ketika menilai ekspansi sebuah bank. Namun, semakin besar angka penyaluran belum tentu berarti semakin sehat bisnis yang dibangun. Bagi KB Bank, pengalaman menghadapi sejumlah kredit bermasalah menjadi salah satu alasan perusahaan kini lebih menekankan kualitas dibanding sekadar mengejar volume.
Dalam transformasinya, KB Bank tidak hanya ingin memperbesar pembiayaan, tetapi juga membangun hubungan perbankan yang lebih dalam dengan nasabah. Pendekatan tersebut dilakukan melalui prinsip quality before volume, strategi berbasis ekosistem, serta penguatan Transaction Banking sebagai bagian dari upaya menjadi main operating bank bagi nasabah.
Mengapa KB Bank Kini Menekankan Kualitas Kredit?
Direktur Wholesale Banking KB Bank Widodo Suryadi mengatakan perusahaan kini memberikan perhatian lebih besar terhadap kualitas portofolio. Menurutnya, pengalaman menghadapi sejumlah kredit bermasalah membuat bank perlu memperbaiki kualitas sebelum melakukan ekspansi lebih jauh.
“Kalau kami mau scale up itu harus kami perbaiki dulu,” kata Widodo dalam Media Workshop KB Bank di Jakarta, Kamis, 24 September 2026.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis bagi KB Bank tidak semata-mata diterjemahkan sebagai peningkatan jumlah kredit yang disalurkan. Ada tahapan yang harus diperhatikan sebelum ekspansi dilakukan lebih besar, terutama terkait kualitas kredit dan kesehatan portofolio.
Widodo menegaskan prinsip yang digunakan KB Bank adalah quality before volume. Artinya, bank ingin memastikan kualitas bisnis dan nasabah terlebih dahulu sebelum mengejar pertumbuhan dalam skala yang lebih besar.
Pendekatan ini juga berkaitan dengan perubahan cara KB Bank melihat hubungan dengan nasabah. Bank tidak hanya menempatkan kredit sebagai produk utama, melainkan berupaya memahami keseluruhan aktivitas bisnis nasabah, mulai dari arus kas hingga transaksi dengan perusahaan lain dalam rantai pasok.
Baca Juga: El Nino Bisa Tekan Kualitas Kredit, OJK Minta Perbankan Siapkan Langkah Antisipasi
Baca Juga: Allianz dan Maybank Tawarkan Investasi Saham Global Berbasis USD, Ada Potensi Pendapatan Bulanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 5Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR







