Akurat Logo

Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?

Zainal Hasan | 22 September 2026, 14:42 WIB
Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian. X/panditfootbal.

AKURAT.CO, Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, menjadi sorotan setelah sebuah potongan video dari pertandingan melawan Persija Jakarta beredar di media sosial. 

Dalam video tersebut, Achmad Resal Octavian diduga melontarkan ucapan yang menyinggung status Shin Tae-yong sebagai warga negara asing.

Momen itu disebut terjadi ketika pertandingan Persija Jakarta melawan Java United pada pekan ketiga Super League 2026-2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026).

Dalam potongan video yang beredar, terlihat situasi di sekitar area bench kedua tim berlangsung cukup tegang. Achmad Resal Octavian kemudian diduga mengarahkan ucapan kepada Shin Tae-yong yang saat ini menjadi pelatih Persija.

Baca Juga: Persija vs Java United: Menang Tipis di Kandang Ungsian, Macan Kemayoran Masih Sempurna

Salah satu kalimat yang terdengar dalam video tersebut adalah, “Kamu di sini pendatang!”. Ucapan itu kemudian menjadi perhatian karena diarahkan kepada Shin Tae-yong yang memang berasal dari Korea Selatan.

Potongan video tersebut turut beredar melalui sejumlah akun media sosial sepakbola. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Achmad Resal Octavian maupun Java United mengenai konteks ucapan yang terekam dalam video tersebut.

Sorotan terhadap Resal semakin ramai karena posisi yang diembannya di Java United. Pria berusia 32 tahun itu merupakan Direktur Teknik klub yang baru menjalani musim perdananya di kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Resal sendiri bukan sosok baru dalam sepakbola nasional. Ia pernah menjadi bagian dari program SAD Indonesia dan menjalani pengalaman bermain serta menimba ilmu sepakbola di Uruguay.

Pengalaman tersebut membuat potongan video yang beredar menjadi bahan perbincangan di kalangan suporter.

Sejumlah pengguna media sosial menilai ucapan yang diduga terlontar dalam video tersebut tidak sejalan dengan semangat sportivitas dan penghormatan terhadap sesama pelaku sepakbola.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.