Akurat Logo

Asian Games: Rebut Kemenangan Perdana Fase Grup Voli Pantai, Imam/Fairuz Masih Belum Lepas

Dian Eko Prasetio | 22 September 2026, 15:49 WIB
Asian Games: Rebut Kemenangan Perdana Fase Grup Voli Pantai, Imam/Fairuz Masih Belum Lepas
Duet voli pantai Indonesia, Imam Agus Faisal/Fairuz Bayhaqly (putih), saat tampil menghadapi wakil Hong Kong di laga kedua Grup E Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Laga yang berlangsung di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Aichi, Jepang, Selasa (22/9/2026). PBVSI.

AKURAT.CO, Pasangan voli pantai putra Indonesia, Imam Agus Faisal/Fairuz Bayhaqly, sukses mengamankan kemenangan perdana pada laga kedua fase grup E di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Laga Asian Games.yang berlangsung di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Aichi, Jepang, Selasa (22/9/2026) tersebut diwarnai catatan evaluasi penting dari sang pelatih meski anak-asuhnya menang dua gim langsung atas wakil Hong Kong, Leec Cheuk Hei/Lee Lit Fung, dengan skor 21-18 dan 21-19.

Hasil positif ini menjadi momentum kebangkitan Merah Putih di voli pantai Asian Games setelah sebelumnya sempat tumbang 1-2 dari wakil Kazakhstan, Sergey Borgatu/Kirill Gurin, di laga pembuka.

Pelatih voli pantai Indonesia, Koko Prasetyo, menyambut gembira poin penuh pertama anak-asuhnya. Namun, Koko menegaskan bahwa penampilan Imam/Fairuz masih jauh dari kata sempurna dan butuh pembenahan mental bertanding.

Baca Juga: Perburuan Tiket Olimpiade LA 2028 Dimulai, Bintang/Sofyan Jadi Tumpuan Voli Pantai Indonesia di Shangluo

"Alhamdulillah menang. Tapi masih butuh ketenangan untuk pertandingan selanjutnya," tegas Koko usai laga.

Imam/Fairuz Masih Tampil di Bawah Tekanan dan Belum Lepas di Asian Games

Menurut penilaian Koko, potensi maksimal dari duet Imam/Fairuz belum sepenuhnya keluar di atas pasir Aichi. Ia melihat kedua pemainnya masih bermain ragu-ragu akibat diselimuti beban mental dan tekanan kompetisi.

"Anak-anak masih belum bisa main enjoy. Jadi semua kemampuan belum bisa keluar semua," ungkap sang juru taktik.

Selain masalah ketenangan dan ketahanan mental, Koko merinci sejumlah detail teknis yang wajib dibenahi menjelang laga-laga krusial berikutnya.

Sektor penerimaan bola pertama (receive) serta efektivitas skema serangan balik menjadi fokus utama perbaikan.

"Terutama receive harus lebih dipatenkan dan serangan setelah dapat defend," cetus Koko mengevaluasi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.