Unik! Hadiri Syukuran, Warga Ini Pulang Bawa Kipas Angin

AKURAT.CO Acara tasyakuran dan doa bersama di kediaman Hj Norwati atau Umi, warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menjadi perhatian setelah para tamu yang hadir mendapatkan suvenir berupa kipas angin berdiri.
Acara yang digelar pada Jumat (18/9/2026) tersebut dihadiri sekitar 500 warga. Momen tasyakuran itu kemudian viral di media sosial setelah diunggah oleh akun TikTok @nunuelcidi.
Dalam video berdurasi sekitar tiga menit tersebut, terlihat suasana acara yang berlangsung meriah. Para jemaah yang datang tidak hanya mendapatkan hidangan, tetapi juga membawa pulang berbagai bingkisan.
Sejak tiba di lokasi, para tamu disuguhi sejumlah makanan dan minuman. Hidangan yang tersedia antara lain snack box berisi aneka kue dan buah, nasi campur dengan lauk lengkap, serta es podeng.
Baca Juga: Hukum Menghina Nabi Muhammad SAW Menurut Islam dan Hukum Nasional
"Sultan Lamongan iki, rek! Tahlilane beda dari yang lain," ujar Nunu dalam unggahan videonya, seperti dikutip Kompas.com, Minggu (20/9/2026).
Kejutan bagi para tamu tidak berhenti pada hidangan. Setelah acara selesai, setiap jemaah mendapatkan wadah berkat berbahan plastik tebal berukuran besar.
Di dalamnya terdapat kue bolu cokelat utuh, aneka makanan ringan, serta beberapa kemasan susu kotak.
Namun, yang paling menarik perhatian adalah suvenir berupa satu unit kipas angin berdiri berukuran besar. Kipas tersebut diberikan kepada setiap warga yang hadir dan masih dalam kondisi terbungkus rapi.
Pemandangan unik kemudian terlihat ketika para tamu meninggalkan lokasi. Sejumlah warga berjalan kaki maupun mengendarai sepeda motor sambil membawa kipas angin dan kotak berkat dari acara tasyakuran tersebut.
Nunu membenarkan kegiatan tersebut ketika dikonfirmasi Akurat.co melalui pesan instan pada Minggu (20/9/2026) malam.
"Itu acara tahlilan Jumat kemarin, di rumah Umi," kata Nunu.
Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam respons dari warganet. Sebagian pengguna media sosial mengapresiasi kemurahan hati tuan rumah dan menilai pemberian suvenir tersebut menjadi bentuk penghargaan kepada warga yang menghadiri acara.
Baca Juga: Hirup Udara Bebas, Fariz RM Gelar Konser Syukuran, Santuni Anak Yatim di Bulan Ramadan
Tasyakuran sendiri umumnya menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur atas nikmat yang diterima seseorang atau keluarga. Dalam pelaksanaannya, masyarakat kerap mengisinya dengan doa bersama, pembacaan tahlil, pengajian, hingga berbagi makanan kepada para tamu.
Acara di Lamongan tersebut menjadi perhatian bukan hanya karena jumlah warga yang hadir, tetapi juga karena cara tuan rumah berbagi kebahagiaan dengan memberikan bingkisan yang tidak biasa kepada para jemaah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 3KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 4Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 7Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 8Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar





