Klarifikasi Pandawara Group Sebut Pantai Loji Terkotor Nomor 4

AKURAT.CO Pandawara Group memberi klarifikasi melalui sebuah video setelah mendapat teguran dari Kepala Desa hingga karang taruna Desa Sangrawayang karena tidak izin melakukan kegiatan bersih-bersih dan menyebut Pantai Loji terkotor nomor empat.
Pandawara Group merupakan kelompok pemuda asal Bandung yang membuat konten untuk mengajak masyarakat Indonesia bersih-bersih dan peduli terhadap lingkungan.
Aksi bersih-bersih yang akan dilakukan dibulan Oktober kali ini, yaitu Pantai Loji yang terletak di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Kabupaten Sukabumi, yang disebut sebagai pantai terkotor keempat.
Namun ternyata, konten video tersebut mendapat teguran dari berbagai pihak dan membuat isu semakin melebar di berbagai media.
Baca Juga: Pandawara Group Dilarang Bersih-bersih Pantai Loji, Kepala Desa Sangrawayang Tak Beri Izin
Karena itu, Pandawara Group akhirnya klarifikasi dalam bentuk video bertujuan untuk menjelaskan tujuan dari kelompok mereka datang ke Sukabumi hingga kegiatan yang mereka lakukan sudah mendapat izin, Selasa (3/10/2023).
Dalam video tersebut, Pandawa Group mengklarifikasi bahwa mereka telah tiba dan menerima izin untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih pada Jumat, 29 September 2023.
Mereka telah berkomunikasi dengan aparat desa dan daerah Kabupaten Sukabumi mengenai rencana pembersihan pantai ini, yang akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Oktober 2023.
Pandawara Group meminta maaf jika tindakan atau perkataan mereka telah menyinggung warga atau beberapa pihak.
Pandawara mengatakan bahwa keadaan pantai yang kotor tidak boleh digunakan untuk provokasi atau saling menyalahkan.
Karena tujuan utama dari Pandawara hanyalah membersihkan dan mengurangi sampah di pantai, serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
Baca Juga: Profil Dan Fakta Pandawara Group, Anak Muda Rajin Lakukan Aksi Bersihkan Sampah
Bagaimanapun, pencemaran lingkungan adalah masalah besar yang harus diatasi oleh seluruh masyarakat Indonesia, di mana pun mereka berada.
Pandawara juga menjelaskan bahwa pantai terkotor keempat yang mereka sebut hanya sebagai pantai temuan keempat mereka karena kondisi pantai sangat darurat dan harus segera ditangani.
Dia juga mengatakan bahwa mereka tidak pernah menyudutkan atau menyalahkan pihak mana pun sejak temuan pantai pertama yang sudah mereka bersihkan.
Selain itu, Pandawara Group tidak pernah mengklaim bahwa pantai tertentu bersih karena usaha mereka sendiri.
Setiap pantai yang berhasil dibersihkan, Pandawara selalu menyebutnya sebagai hasil kerja sama antara lembaga terkait dan masyarakat yang berpartisipasi.
Baca Juga: 5 Potret Ridwan Kamil Traktir Pandawara Group, Makan Bareng hingga Perawatan ke Salon
Pandawara menjelaskan bahwa kritik yang mereka buat dalam kontennya bertujuan untuk membangunkan dan menggugah kesadaran seluruh masyarakat Indonesia.
Jadi, untuk seluruh masyarakat yang berada di Sukabumi, khususnya dekat dengan Pantai Cibutun, bisa langsung datang ke Pantai Loji untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih pada tanggal 6-7 Oktober 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








