5 Platform untuk Pantau Kualitas Udara, Bisa Cek Polusi Secara Real-Time

AKURAT.CO Kualitas udara menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Kondisinya bisa berubah dalam hitungan jam akibat lalu lintas, cuaca, hingga aktivitas industri.
Beruntung, masyarakat kini tidak perlu menunggu laporan kualitas udara untuk mengetahui kondisi terkini.
Baca Juga: Bukan Cuma Pekanbaru, Ini 10 Kota di Indonesia dengan Kualitas Udara Buruk Menurut AQI
Sejumlah website dan aplikasi menyediakan informasi kualitas udara secara real-time, lengkap dengan angka AQI dan konsentrasi polutan seperti PM2.5.
Dengan memanfaatkan platform tersebut, pengguna dapat melihat kondisi udara berdasarkan lokasi yang dipilih.
Beberapa layanan bahkan menyediakan prakiraan, peringatan polusi, serta informasi tambahan untuk membantu memahami kondisi udara.
Berikut lima platform yang dapat digunakan untuk memantau kualitas udara.
1. IQAir AirVisual
IQAir AirVisual dapat digunakan untuk memantau kualitas udara dan cuaca di berbagai wilayah secara real-time, termasuk informasi sejumlah polutan utama.
Platform ini juga menyediakan data historis, prakiraan kualitas udara hingga tujuh hari, serta peringatan ketika kondisi udara memburuk.
2. Nafas
Nafas menjadi pilihan untuk memantau kualitas udara di Indonesia. Platform ini menyediakan data real-time dari jaringan sensor yang tersebar di sejumlah wilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








