Hermina dan Yayasan Astra-YDBA Perkuat Produktivitas Pelaku Usaha Lewat Edukasi Kesehatan Kerja

AKURAT.CO Hermina Hospitals berkolaborasi dengan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menggelar Executive Sharing: Sustainable Productivity & Wellness sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya kesehatan kerja untuk mendukung produktivitas dan daya saing bisnis yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Auditorium RS Hermina Kemayoran ini diikuti lebih dari 160 peserta, terdiri atas 60 peserta luring dan 100 peserta daring.
Peserta merupakan anggota Advance Club binaan Yayasan Astra–YDBA yang berasal dari sektor manufaktur, bengkel roda empat, dan kuliner.
Dalam kegiatan tersebut, Hermina dan Yayasan Astra–YDBA juga berkolaborasi dengan PT United Tractors Tbk yang membagikan pengalaman terkait peningkatan produktivitas perusahaan, serta Astra Isuzu yang memberikan pemaparan mengenai product knowledge untuk mendukung produktivitas usaha.
Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, Dr. Yulisar Khiat, mengatakan kesehatan kini bukan lagi sekadar aspek pendukung operasional, melainkan investasi strategis bagi keberlangsungan bisnis.
"Produktivitas yang berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila perusahaan mampu menjaga kesehatan dan kesejahteraan sumber daya manusianya. Melalui Executive Sharing ini, Hermina ingin mendorong semakin banyak pelaku usaha membangun budaya kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Astra–YDBA Rahmat Samulo menjelaskan Program Advance Club dirancang sebagai wadah pendampingan bagi pelaku usaha binaan yang telah mencapai level mandiri.
"Program ini merupakan bentuk komitmen Yayasan Astra–YDBA untuk terus mendampingi binaannya, tidak hanya dari sisi kapasitas usaha, tetapi juga keberlanjutan personal pemilik usaha, termasuk kesehatan kerja," katanya.
Pada sesi pertama, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Hermina, dr. Amelia Yunita, Sp.PD, memaparkan pentingnya penerapan kesehatan kerja dalam meningkatkan produktivitas karyawan, mengenali penyakit akibat kerja, serta langkah-langkah pencegahannya di lingkungan kerja.
Baca Juga: Tekan Krisis Kesehatan Mental Anak, Kemenkes Luncurkan Buku Pertolongan Luka Psikologis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta








