UMKM Binaan PT Astra International Tembus Ekspor, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar

AKURAT.CO Program pemberdayaan UMKM yang dijalankan PT Astra International di Banyuwangi, Jawa Timur membuahkan hasil nyata.
Melalui pembinaan berkelanjutan, pelaku usaha lokal dan kelompok tani berhasil meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar hingga ke luar negeri. Sekaligus mendongkrak pendapatan masyarakat sebagai penggerak ekonomi desa.
Salah satu capaian terbesar terlihat pada kelompok tani buah naga binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra di Desa Sumbermulyo, Banyuwangi.
Melalui pendampingan bersama Pusat Pengembangan UMKM (PPU), para petani memperoleh penguatan kelembagaan, peningkatan kemampuan budidaya organik, perbaikan kualitas pascapanen sesuai standar offtaker, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.
Hasilnya, kelompok tani berhasil mengantongi sertifikasi budidaya organik. Produksi buah naga meningkat hampir dua kali lipat, dari 316 ton pada 2021 menjadi 595 ton pada 2025.
Baca Juga: Astra Cari Anak Muda Pembawa Perubahan, Banyuwangi Jadi Kota Pembuka SATU Indonesia Awards 2026
Sementara itu, omzet kelompok tani melonjak tajam dari Rp1,9 miliar menjadi Rp11,9 miliar pada periode yang sama.
Tak hanya dipasarkan sebagai buah segar, hasil panen juga diolah menjadi produk bernilai tambah, seperti sale buah naga dan buah naga dehidrasi.
Produk-produk tersebut kini telah menembus pasar nasional hingga diekspor ke Singapura dan Hong Kong.
Keberhasilan serupa juga terlihat di Desa Sejahtera Astra (DSA) Kemiren. Sejak mendapat pendampingan Astra pada 2024, desa wisata berbasis budaya Osing tersebut berkembang menjadi pusat ekonomi masyarakat yang melibatkan puluhan pelaku UMKM.
Saat ini terdapat 40 pelaku usaha lokal yang bergerak di sektor kuliner, kerajinan, dan kopi. Didukung 50 homestay dengan total 92 kamar serta 40 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang mengelola aktivitas pariwisata berbasis budaya.
Baca Juga: Lewat Desa Sejahtera Astra, Desa Les di Buleleng Sukses Kawinkan Wisata dan Pelestarian Alam
Penguatan UMKM dan sektor pariwisata tersebut berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Pendapatan rata-rata anggota Pokdarwis meningkat sekitar 33 persen, dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengatakan, pengembangan Desa Sejahtera Astra membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Desa Sejahtera Astra Kemiren menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pembangunan masyarakat dapat berjalan beriringan. Melalui penguatan pada bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, Astra percaya bahwa warisan budaya Osing tidak hanya tetap lestari tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup, peluang usaha, dan kesejahteraan yang berkelanjutan," jelas Boy, dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Selain memperkuat kewirausahaan, Astra juga menjalankan berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan sebagai bagian dari pengembangan desa secara terpadu.
Keberhasilan pemberdayaan masyarakat di Kemiren turut mendapat pengakuan di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Raih 3 Penghargaan, Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia 2026
Desa tersebut telah meraih berbagai penghargaan, di antaranya Wonderful Indonesia Impact, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), ASEAN Tourism Award 2025, serta terpilih dalam The Best Tourism Village Upgrade Programme 2025.
Melalui pembinaan UMKM dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, Astra menegaskan komitmennya untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong lahirnya desa-desa yang mandiri dan berdaya saing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK


